Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.Berdasarkan jaraknya dari Matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah:1. Merkurius (57,9 juta km)Kala rotasi : 58,65 hariKala revolusi : 88 hariNama lain : Bintang Pagi atau Bintang MalamArah rotasi : Barat ke timurTidak memiliki satelit dan tidak punya atmosferMemiliki banyak kawah. Kawah terbesar bernama Kolaris.Planet terkecilKala revolusi tercepatPerbedaan suhu siang dan malam sangat mencolokBisa terlihat dari bumi tanpa teleskop2. Venus (108 juta km)Kala rotasi : 243 hariKala revolusi : 225 hariPlanet yang waktu rotasinya lebih lama dibandingkan waktu revolasinyaNama lain : Bintang Fajar atau Bintang TimurArah rotasi : Timur ke barat sehingga matahari terbit dari sebelah baratTidak memiliki satelitPaling dekat dengan bumiPlanet paling panas karena atmosfernya mangandung banyak karbondioksida sehingga ada efek rumah kacaDisebut saudara kembar bumi karena memiliki massa dan diameter yang hampir sama dengan bumi.Bisa terlihat dari bumi tanpa teleskop3. Bumi (150 juta km)Kala rotasi : 24 jam (1 hari)Kala revolusi : 365,25 hariArah rotasi : Barat ke timurNama lain : Planet BiruMemiliki 1 satelit bernama BulanPlanet yang memiliki air sehingga ada kehidupanLapisan atmosfer yang mengandung Nitrogen (78 %), Oksigen (21 %), Argon (1 %), Ozon dan gas lain4. Mars (228 juta km)Kala rotasi : 24,6 jamKala revolusi : 687 hari Nama lain : Planet MerahAtmosfer diselimuti debu berwarna merahMemiliki 2 satelit bernama Phobos dan Deimos5. Yupiter (779 juta km)Kala rotasi : 9 jam 50 menitKala revolusi : 11,86 tahunNama lain : Planet Raksasa / Planet GasMemiliki tanda berbentuk lonjong (noda merah besar).Planet terbesar dalam tata surya.Berwarna merah kecoklatan.Permukaannya diselimuti awan tebal.Memiliki 39 buah. Satelit berukuran besar antara lain Ganymeda, Lo, Europa, Callisto6. Saturnus (1.430 juta km)Kala rotasi : 10 jam 47 menitKala revolusi : 29,46 tahunNama lain : Permata Tata SuryaBercincin Planet terbesar kedua dalam tata surya.Cincin tersusun dari tujuh lingkaran utama yang terdiri dari pecahan-pecahan batu berlapis es.Tebal cincin 30 km, Lebar keseluruhan cincin 272.000 km.Memiliki 19 buah. Titan adalah satelit terbesar7. Uranus (2.880 juta km)Kala rotasi : 17 jam 14 menitKala revolusi : 84 tahunArah rotasi : Timur ke baratTitania adalah satelit terbesar BercincinCincin Uranus lebih kecil dan gelapMengalami 2 musim dingin dan 2 musim panas.Memiliki 15 buah. Satelit-satelit besar : Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, OberonBerwarna hijau kebiruan karena atmosfirnya mengandung metana 8. Neptunus (4.500 juta km). Kala rotasi : 16 jam 7 menitKala revolusi : 164,8 tahunMemiliki waktu revolusi paling lamaMemiliki 13 satelit, terbesar adalah Triton dan NereidBercincin (4 buah)Permukaan Neptunus tertutup lapisan es yang tebalPlanet terdinginDijuluki Pembuat Ulah dan disebut Kembaran Uranus. Memiliki angin dan badai yang sangai besar.Berwarna biru kehijauan karena atmosfernya banyak mengandung methana.Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus. Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km).Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain.Pembagian PlanetA. Berdasarkan jaraknya dengan matahari (sabuk asteroid), planet-planet dikelompokkan menjadi :1. Planet DalamTerdiri dari empat planet yang terdekat dengan matahari yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.2. Planet LuarTerdiri dari lima planet yang letaknya jauh dari matahari yaitu Yupiter, Saturnus, Uranus, NeptunusAntara kedua kelompok planet tersebut, tepatnya antara planet Mars dan Yupiter terdapat sabuk asteroid.B. Berdasarkan kedudukannya bumi sebagai pembatas, planet dikelompokkan menjadi :1. Planet InferiorPlanet yang orbitnya di sebelah dalam orbit bumi. Contohnya : Merkurius, Venus.2. Planet SuperiorPlanet yang orbitnya di sebelah luar orbit bumi. Contohnya : Mars Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus.C. Berdasarkan komposisi bahan penyusunnya, planet dikelompokkan menjadi :1. Planet TeresterialPlanet-planet yang berukuran kecil, rapat, dan mempunyai permukaan yang keras. Contohnya : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.2. Planet JovianPlanet-planet yang sebagian besar merupakan gas.Contohnya : Yupiter, Saturnus, Uranus, NeptunusDemikian tentang Tata Surya. Semoga bermanfaat Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang d… Baca selengkapnya Tata Surya adalah kumpulan benda langit yang terdiri atas sebuah bintang yang disebut Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Objek-objek tersebut termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.Tata Surya terbagi menjadi Matahari, empat planet bagian dalam, sabuk asteroid, empat planet bagian luar, dan di bagian terluar adalah Sabuk Kuiper dan piringan tersebar. Awan Oort diperkirakan terletak di daerah terjauh yang berjarak sekitar seribu kali di luar bagian yang terluar.Berdasarkan jaraknya dari Matahari, kedelapan planet Tata Surya ialah:1. Merkurius (57,9 juta km)Kala rotasi : 58,65 hariKala revolusi : 88 hariNama lain : Bintang Pagi atau Bintang MalamArah rotasi : Barat ke timurTidak memiliki satelit dan tidak punya atmosferMemiliki banyak kawah. Kawah terbesar bernama Kolaris.Planet terkecilKala revolusi tercepatPerbedaan suhu siang dan malam sangat mencolokBisa terlihat dari bumi tanpa teleskop2. Venus (108 juta km)Kala rotasi : 243 hariKala revolusi : 225 hariPlanet yang waktu rotasinya lebih lama dibandingkan waktu revolasinyaNama lain : Bintang Fajar atau Bintang TimurArah rotasi : Timur ke barat sehingga matahari terbit dari sebelah baratTidak memiliki satelitPaling dekat dengan bumiPlanet paling panas karena atmosfernya mangandung banyak karbondioksida sehingga ada efek rumah kacaDisebut saudara kembar bumi karena memiliki massa dan diameter yang hampir sama dengan bumi.Bisa terlihat dari bumi tanpa teleskop3. Bumi (150 juta km)Kala rotasi : 24 jam (1 hari)Kala revolusi : 365,25 hariArah rotasi : Barat ke timurNama lain : Planet BiruMemiliki 1 satelit bernama BulanPlanet yang memiliki air sehingga ada kehidupanLapisan atmosfer yang mengandung Nitrogen (78 %), Oksigen (21 %), Argon (1 %), Ozon dan gas lain4. Mars (228 juta km)Kala rotasi : 24,6 jamKala revolusi : 687 hari Nama lain : Planet MerahAtmosfer diselimuti debu berwarna merahMemiliki 2 satelit bernama Phobos dan Deimos5. Yupiter (779 juta km)Kala rotasi : 9 jam 50 menitKala revolusi : 11,86 tahunNama lain : Planet Raksasa / Planet GasMemiliki tanda berbentuk lonjong (noda merah besar).Planet terbesar dalam tata surya.Berwarna merah kecoklatan.Permukaannya diselimuti awan tebal.Memiliki 39 buah. Satelit berukuran besar antara lain Ganymeda, Lo, Europa, Callisto6. Saturnus (1.430 juta km)Kala rotasi : 10 jam 47 menitKala revolusi : 29,46 tahunNama lain : Permata Tata SuryaBercincin Planet terbesar kedua dalam tata surya.Cincin tersusun dari tujuh lingkaran utama yang terdiri dari pecahan-pecahan batu berlapis es.Tebal cincin 30 km, Lebar keseluruhan cincin 272.000 km.Memiliki 19 buah. Titan adalah satelit terbesar7. Uranus (2.880 juta km)Kala rotasi : 17 jam 14 menitKala revolusi : 84 tahunArah rotasi : Timur ke baratTitania adalah satelit terbesar BercincinCincin Uranus lebih kecil dan gelapMengalami 2 musim dingin dan 2 musim panas.Memiliki 15 buah. Satelit-satelit besar : Miranda, Ariel, Umbriel, Titania, OberonBerwarna hijau kebiruan karena atmosfirnya mengandung metana 8. Neptunus (4.500 juta km). Kala rotasi : 16 jam 7 menitKala revolusi : 164,8 tahunMemiliki waktu revolusi paling lamaMemiliki 13 satelit, terbesar adalah Triton dan NereidBercincin (4 buah)Permukaan Neptunus tertutup lapisan es yang tebalPlanet terdinginDijuluki Pembuat Ulah dan disebut Kembaran Uranus. Memiliki angin dan badai yang sangai besar.Berwarna biru kehijauan karena atmosfernya banyak mengandung methana.Sejak pertengahan 2008, ada lima objek angkasa yang diklasifikasikan sebagai planet kerdil. Orbit planet-planet kerdil, kecuali Ceres, berada lebih jauh dari Neptunus. Kelima planet kerdil tersebut ialah Ceres (415 juta km. di sabuk asteroid; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kelima), Pluto (5.906 juta km.; dulunya diklasifikasikan sebagai planet kesembilan), Haumea (6.450 juta km), Makemake (6.850 juta km), dan Eris (10.100 juta km).Enam dari kedelapan planet dan tiga dari kelima planet kerdil itu dikelilingi oleh satelit alami. Masing-masing planet bagian luar dikelilingi oleh cincin planet yang terdiri dari debu dan partikel lain.Pembagian PlanetA. Berdasarkan jaraknya dengan matahari (sabuk asteroid), planet-planet dikelompokkan menjadi :1. Planet DalamTerdiri dari empat planet yang terdekat dengan matahari yaitu Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.2. Planet LuarTerdiri dari lima planet yang letaknya jauh dari matahari yaitu Yupiter, Saturnus, Uranus, NeptunusAntara kedua kelompok planet tersebut, tepatnya antara planet Mars dan Yupiter terdapat sabuk asteroid.B. Berdasarkan kedudukannya bumi sebagai pembatas, planet dikelompokkan menjadi :1. Planet InferiorPlanet yang orbitnya di sebelah dalam orbit bumi. Contohnya : Merkurius, Venus.2. Planet SuperiorPlanet yang orbitnya di sebelah luar orbit bumi. Contohnya : Mars Yupiter, Uranus, Saturnus, Neptunus.C. Berdasarkan komposisi bahan penyusunnya, planet dikelompokkan menjadi :1. Planet TeresterialPlanet-planet yang berukuran kecil, rapat, dan mempunyai permukaan yang keras. Contohnya : Merkurius, Venus, Bumi, Mars.2. Planet JovianPlanet-planet yang sebagian besar merupakan gas.Contohnya : Yupiter, Saturnus, Uranus, NeptunusDemikian tentang Tata Surya. Semoga bermanfaat
Unsur dan Struktur Gas Atmosfer_Bumi merupakan satu-satunya planet di tata surya dengan atmosfer yang dapat mendukung kehidupan. Selimut gasnya tidak hanya mengandung udara yang kita hirup tapi juga melindungi kita dari hembusan panas dan radiasi yang keluar dari matahari. Atmosfer menghangatkan Bumi pada siang hari dan menyejukkannya pada malam hari.Atmosfer Bumi berketebalan sekitar 480 km, tapi sebagian besar adalah 16 km dari permukaan. Tekanan udara berkurang tergantung dari ketinggian (altitude). Pada permukaan laut, tekanan udara sekitar 1 kg/cm2 . Pada ketinggian 3 km, tekanan udara sekitar 0.7 kg/ cm2 . Dan juga terdapat sedikit oksigen untuk bernafas.Unsur Gas AtmosferAtmosfer Bumi sebagian besar terdiri dari nitrogen dan oksigen. Yang digunakan oleh sebagian besar organisme untuk proses respirasi dan karbon dioksida digunakan oleh tumbuhan dan ganggang laut untuk fotosintesis. Atmosfer dari planet Venus dan Mars kebanyakan mengandung karbon dioksida dan jumlah nitrogen, argon, oksigen dan gas sisa lainnya yang sedikit. Menururut Barry dan Chorley (1976), sebagian besar komponen atmosfer utama Bumi adalah nitrogen, oksigen, dan argon. Komponen atmosfer sisa lainnya adalah neon, helium, metana, krypton dan hidrogen. Dimana nitrogen mengandung 78,08%, oksigen 20,95%, dan argon 0,93%.Suhu rendah dan gravitasi tinggi pada planet besar di tata surya seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus memungkinkan mereka untuk lebih mudah mempertahankan gas dengan massa molekul rendah. Planet-planet ini memiliki atmosfer hidrogen – helium, dengan jumlah senyawa sisa yang lebih kompleks.Dua satelit dari planet luar yaitu Titan, bulan Saturnus, dan Triton, bulan dari Neptunus, memiliki atmosfer yang memiliki kandungan nitrogen. Ketika bagian dari orbitnya dekat dengan Matahari, Pluto memiliki kandungan atmosfer nitrogen dan metana yang mirip dengan Triton, tetapi gas ini dibekukan ketika orbit nya jauh dari Matahari.Jumlah gas yang berbeda bervariasi tergantung dari ketinggian (altitude). Kepadatan dari atmosfer menunjukkan penurunan tajam seiring dengan meningkatnya ketinggian. Tekanan menurun dari satu atmosfer pada permukaan laut 3x10-7 sampai ke atmosfer pada 100 km dibawah permukaan laut. Demkian pula dengan variasi suhu dari -100oC ke 1200oC. Massa total atmosfer adalah sekitar 5x1015 ton, dimana hampir mendekati sepersejuta dari massa total bumi.Struktur BumiAtmosfer Bumi terdiri dari beberapa lapisan, yang memiliki perbedaan ciri seperti komposisi, suhu dan tekanan. Seperti yang kita ketahui, lapisan paling bawah atmosfer Bumi adalah troposfer, dimana lapisan ini terbentang dari permukaan stratosfer sampai bawah stratosfer. ¾ dari berat atmosfer berada dalam troposfer, dan merupakan lapisan dimana adanya cuaca pada Bumi. Lebar pada lapisan ini bervariasi antara 17 km di garis khatulistiwa sampai 7 km di kutub.Stratosfer, terbentang dari atas troposfer sampai ke bawah mesosphere, lapisan ini berisi lapisan ozon. Rentang lapisan ozon pada ketinggian antara 15 km dan 35 km, dan pada lapisan ini radiasi ultraviolet dari matahari diserap.Rentang bagian atas mesosfer adalah 50 km sampai 85 km, dan lapisan mesosfer merupakan tempat dimana meteor terbakar. Lapisan termosfer terbentang dari 85 km sampai dasar eksofer di ketinggian 690 km dan berisi ionosfer yang merupakan tempat dimana atmosfer terionisasi oleh radiasi matahari. Peningkatan ketebalan dan pergerakan ionosfer terjadi pada siang hari dan peningkatan pada malam hari membantu rentang frekuensi yang lebih baik pada beberapa komunikasi frekuensi radio.Garis Kármán, terletak di dalam termosfer pada ketinggian 100 km, dan merupakan perbtasan antara atmosfer Bumi dengan luar angkasa. Variasi ketinggian eksosfer adalah sekitar 690 sampai 1000 km di atas permukaan, dimana eksosfer berinteraksi dengan medan magnet planet. Tiap dari lapisan memiliki perbedaan lapse rate yang menentukan tingkat perubahan suhu berdasarkan ketinggian.Sekian penjelasan mengenai atmosfer untuk artikel ini. Semoga informasi dari artikel ini bisa menambah wawasan bagi kita semua. Unsur dan Struktur Gas Atmosfer_ Bumi merupakan satu-satunya planet di tata sur… Baca selengkapnya Unsur dan Struktur Gas Atmosfer_Bumi merupakan satu-satunya planet di tata surya dengan atmosfer yang dapat mendukung kehidupan. Selimut gasnya tidak hanya mengandung udara yang kita hirup tapi juga melindungi kita dari hembusan panas dan radiasi yang keluar dari matahari. Atmosfer menghangatkan Bumi pada siang hari dan menyejukkannya pada malam hari.Atmosfer Bumi berketebalan sekitar 480 km, tapi sebagian besar adalah 16 km dari permukaan. Tekanan udara berkurang tergantung dari ketinggian (altitude). Pada permukaan laut, tekanan udara sekitar 1 kg/cm2 . Pada ketinggian 3 km, tekanan udara sekitar 0.7 kg/ cm2 . Dan juga terdapat sedikit oksigen untuk bernafas.Unsur Gas AtmosferAtmosfer Bumi sebagian besar terdiri dari nitrogen dan oksigen. Yang digunakan oleh sebagian besar organisme untuk proses respirasi dan karbon dioksida digunakan oleh tumbuhan dan ganggang laut untuk fotosintesis. Atmosfer dari planet Venus dan Mars kebanyakan mengandung karbon dioksida dan jumlah nitrogen, argon, oksigen dan gas sisa lainnya yang sedikit. Menururut Barry dan Chorley (1976), sebagian besar komponen atmosfer utama Bumi adalah nitrogen, oksigen, dan argon. Komponen atmosfer sisa lainnya adalah neon, helium, metana, krypton dan hidrogen. Dimana nitrogen mengandung 78,08%, oksigen 20,95%, dan argon 0,93%.Suhu rendah dan gravitasi tinggi pada planet besar di tata surya seperti Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus memungkinkan mereka untuk lebih mudah mempertahankan gas dengan massa molekul rendah. Planet-planet ini memiliki atmosfer hidrogen – helium, dengan jumlah senyawa sisa yang lebih kompleks.Dua satelit dari planet luar yaitu Titan, bulan Saturnus, dan Triton, bulan dari Neptunus, memiliki atmosfer yang memiliki kandungan nitrogen. Ketika bagian dari orbitnya dekat dengan Matahari, Pluto memiliki kandungan atmosfer nitrogen dan metana yang mirip dengan Triton, tetapi gas ini dibekukan ketika orbit nya jauh dari Matahari.Jumlah gas yang berbeda bervariasi tergantung dari ketinggian (altitude). Kepadatan dari atmosfer menunjukkan penurunan tajam seiring dengan meningkatnya ketinggian. Tekanan menurun dari satu atmosfer pada permukaan laut 3x10-7 sampai ke atmosfer pada 100 km dibawah permukaan laut. Demkian pula dengan variasi suhu dari -100oC ke 1200oC. Massa total atmosfer adalah sekitar 5x1015 ton, dimana hampir mendekati sepersejuta dari massa total bumi.Struktur BumiAtmosfer Bumi terdiri dari beberapa lapisan, yang memiliki perbedaan ciri seperti komposisi, suhu dan tekanan. Seperti yang kita ketahui, lapisan paling bawah atmosfer Bumi adalah troposfer, dimana lapisan ini terbentang dari permukaan stratosfer sampai bawah stratosfer. ¾ dari berat atmosfer berada dalam troposfer, dan merupakan lapisan dimana adanya cuaca pada Bumi. Lebar pada lapisan ini bervariasi antara 17 km di garis khatulistiwa sampai 7 km di kutub.Stratosfer, terbentang dari atas troposfer sampai ke bawah mesosphere, lapisan ini berisi lapisan ozon. Rentang lapisan ozon pada ketinggian antara 15 km dan 35 km, dan pada lapisan ini radiasi ultraviolet dari matahari diserap.Rentang bagian atas mesosfer adalah 50 km sampai 85 km, dan lapisan mesosfer merupakan tempat dimana meteor terbakar. Lapisan termosfer terbentang dari 85 km sampai dasar eksofer di ketinggian 690 km dan berisi ionosfer yang merupakan tempat dimana atmosfer terionisasi oleh radiasi matahari. Peningkatan ketebalan dan pergerakan ionosfer terjadi pada siang hari dan peningkatan pada malam hari membantu rentang frekuensi yang lebih baik pada beberapa komunikasi frekuensi radio.Garis Kármán, terletak di dalam termosfer pada ketinggian 100 km, dan merupakan perbtasan antara atmosfer Bumi dengan luar angkasa. Variasi ketinggian eksosfer adalah sekitar 690 sampai 1000 km di atas permukaan, dimana eksosfer berinteraksi dengan medan magnet planet. Tiap dari lapisan memiliki perbedaan lapse rate yang menentukan tingkat perubahan suhu berdasarkan ketinggian.Sekian penjelasan mengenai atmosfer untuk artikel ini. Semoga informasi dari artikel ini bisa menambah wawasan bagi kita semua.