Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer
Tampilkan postingan dengan label Hari Besar Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Besar Nasional. Tampilkan semua postingan

Isi Ikrar Bela Negara memang belum sepopuler ikrar Sumpah Pemuda, jadi wajar jika sekarang masih banyak Pelajar jenjang SD/SMP/SMA/SMK, Mahasiswa, pelajar Umum, dan WNI pada umumnya, yang belum mengetahui isi dari Ikrar Bela Negara. Oleh karena itu, agar para peserta didik/siswa sekolah maupun semua Warga Negara Indonesia bisa mengetahui dan mengamalkan tentang Ikrar Bela Negara, di bawah ini saya tuliskan isi lengkap teks Ikrar Bela Negara.Ikrar Bela NegaraKami Warga Negara Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa dalam rangka menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa demi kelangsungan hidup NKRI, berjanji untuk selalu bersikap dan berperilaku:Mencintai tanah airMemiliki kesdaran berbangsa dan bernegaraYakin pada Pancasila sebagai ideologi negaraRela berkorban bagi bangsa dan negaraMemiliki kemampuan awal bela negaraDemikian tentang Ikrar Bela Negara. Semoga bermanfaat.

Isi Ikrar Bela Negara memang belum sepopuler ikrar Sumpah Pemuda, jadi wajar ji… Baca selengkapnya Isi Ikrar Bela Negara memang belum sepopuler ikrar Sumpah Pemuda, jadi wajar jika sekarang masih banyak Pelajar jenjang SD/SMP/SMA/SMK, Mahasiswa, pelajar Umum, dan WNI pada umumnya, yang belum mengetahui isi dari Ikrar Bela Negara. Oleh karena itu, agar para peserta didik/siswa sekolah maupun semua Warga Negara Indonesia bisa mengetahui dan mengamalkan tentang Ikrar Bela Negara, di bawah ini saya tuliskan isi lengkap teks Ikrar Bela Negara.Ikrar Bela NegaraKami Warga Negara Indonesia menyadari sepenuhnya bahwa dalam rangka menjaga kedaulatan negara, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa demi kelangsungan hidup NKRI, berjanji untuk selalu bersikap dan berperilaku:Mencintai tanah airMemiliki kesdaran berbangsa dan bernegaraYakin pada Pancasila sebagai ideologi negaraRela berkorban bagi bangsa dan negaraMemiliki kemampuan awal bela negaraDemikian tentang Ikrar Bela Negara. Semoga bermanfaat.

Tema dan Pedoman Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017_Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober pada setiap tahunnya. Adapun tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2017 adalah "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur"Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017A. Di Tingkat Daerah 1. Tema Upacara: Tema "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan .Makmur"2. Sifat Upacara.: Sederhana, khidmat, dan tertib3. Hari/Tanggal Upacara: Minggu, 1 Oktober 20174. Waktu Upacara: Pukul 08.00 waktu setempat5. Urutan Upacara:a) Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacarab) Laporan Komandan Upacara, upacara siapc) Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacarad) Perabacaan Teks Pancasilae) Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945f) Pembacaan Naskah Ikrarg) Pembacaan Naskah Doa, cek Naskah Doa Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasilah) Andhika Bayangkarii) Laporan Komandan Upacara, upacara selesaij) Penghormatan umum kepada Inspektur Upacarak) Upacara selesaiKeterangan:Tanggal 30 September 2017: Bendera berkibar setengah tiangTanggal 1 Oktober 2017 mulai pukul 06.00: Bendera berkibar satu tiang penuh B. Di Kementerian-Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agang, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Serta Perwakilan Republik Indonesia Di Luar Negeri Ketentuan-ketentuan penyelenggaraan di pusat secara mutatis-muntadis berlaku untuk penyelenggaraan di Kementerian-Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, serta Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, terutama untuk urutan acara pokok yang ditentukan sebagai berikut:1. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara4. Pembacaan Teks Pancasila5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 19456. Pembacaan Naskah Ikrar7. Pembacaan Naskah Doa8. Andhika Bayangkari9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara11. Upacara selesaiPimpinan pelaksanaan penyelengganan diserahkan kepada pimpinan Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksanaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Bank Indonesia dan atau pejabat yang ditunjuk berdasazkan edaran Menteri NegaraJSekretaris Negara.C. Di Kampus, Sekolah Negeri, dan Swasta Ketentuan-ketentuan penyelenggaraan di pusat secara mutatis-muntandis berlaku untuk penyelenggaraan di kampus dan sekolah-sekolah terutama untuk urutan acara pokok yang ditentukan sebagai berikut:I. Penghormatan umum kepada Iaspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara4. Pembacaan Teks Pancasila5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 19456. Pembacaan Naskah Ikrar7. Pembacaan Naskah Doa8. Andhika Bayangkari9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara11. Upacara selesaiPimpinan pelaksanaan penyelenggaraan diserahkan kepada Kepala Sekolah, atau Rektor berdasarkan lastruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Silakan Download Pedoman Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tanngal 1 Oktober 2017Artikel terkait : Pahlawan Bermoral Pancasila

Tema dan Pedoman Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017 _Hari K… Baca selengkapnya Tema dan Pedoman Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017_Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Oktober pada setiap tahunnya. Adapun tema peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun 2017 adalah "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan Makmur"Pedoman Penyelenggaraan Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2017A. Di Tingkat Daerah 1. Tema Upacara: Tema "Kerja Bersama Berlandaskan Pancasila Mewujudkan Masyarakat Adil dan .Makmur"2. Sifat Upacara.: Sederhana, khidmat, dan tertib3. Hari/Tanggal Upacara: Minggu, 1 Oktober 20174. Waktu Upacara: Pukul 08.00 waktu setempat5. Urutan Upacara:a) Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacarab) Laporan Komandan Upacara, upacara siapc) Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacarad) Perabacaan Teks Pancasilae) Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 1945f) Pembacaan Naskah Ikrarg) Pembacaan Naskah Doa, cek Naskah Doa Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasilah) Andhika Bayangkarii) Laporan Komandan Upacara, upacara selesaij) Penghormatan umum kepada Inspektur Upacarak) Upacara selesaiKeterangan:Tanggal 30 September 2017: Bendera berkibar setengah tiangTanggal 1 Oktober 2017 mulai pukul 06.00: Bendera berkibar satu tiang penuh B. Di Kementerian-Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agang, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Serta Perwakilan Republik Indonesia Di Luar Negeri Ketentuan-ketentuan penyelenggaraan di pusat secara mutatis-muntadis berlaku untuk penyelenggaraan di Kementerian-Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, serta Perwakilan Republik Indonesia di Luar Negeri, terutama untuk urutan acara pokok yang ditentukan sebagai berikut:1. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara4. Pembacaan Teks Pancasila5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-undang Dasar 19456. Pembacaan Naskah Ikrar7. Pembacaan Naskah Doa8. Andhika Bayangkari9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara11. Upacara selesaiPimpinan pelaksanaan penyelengganan diserahkan kepada pimpinan Kementerian, Lembaga Tinggi Negara, Kejaksanaan Agung, Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Bank Indonesia dan atau pejabat yang ditunjuk berdasazkan edaran Menteri NegaraJSekretaris Negara.C. Di Kampus, Sekolah Negeri, dan Swasta Ketentuan-ketentuan penyelenggaraan di pusat secara mutatis-muntandis berlaku untuk penyelenggaraan di kampus dan sekolah-sekolah terutama untuk urutan acara pokok yang ditentukan sebagai berikut:I. Penghormatan umum kepada Iaspektur Upacara, dipimpin oleh Komandan Upacara2. Laporan Komandan Upacara, upacara siap3. Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara4. Pembacaan Teks Pancasila5. Pembacaan Naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 19456. Pembacaan Naskah Ikrar7. Pembacaan Naskah Doa8. Andhika Bayangkari9. Laporan Komandan Upacara, upacara selesai10. Penghormatan umum kepada Inspektur Upacara11. Upacara selesaiPimpinan pelaksanaan penyelenggaraan diserahkan kepada Kepala Sekolah, atau Rektor berdasarkan lastruksi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.Silakan Download Pedoman Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tanngal 1 Oktober 2017Artikel terkait : Pahlawan Bermoral Pancasila

Hari Ayah Nasional diperingati tanggal 12 November pada setiap tahunnya. Hari Ayah Nasional ditetapkan di Solo pada tahun 2006 oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat beliau masih menjabat sebagai Presiden RI. Hari Ayah Nasional (HAN) 12 November bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Saat ini (2017), perayaan Hari Ayah Nasional 12 November belum sepopuler dan seramai perayaan Hari Ibu 22 Desember.Pelopor Hari Ayah Nasional Indonesia bukanlah kaum pria, melainkan sekelompok wanita yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tanggal 12 November 2006 di Pendapi Gede Balaikota, Solo, Jawa Tengah, yang menggelar Deklarasi Hari Ayah Nasional. Deklarasi ini juga digelar bersamaan oleh para anggota PPIP di Maumere, Flores, Nusa Tengara Timur.Usai deklarasi, mereka mengirimkan Piagam Deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta beberapa bupati di 4 wilayah Indonesia, Sabang, Merauke, Pulau Rote, dan Sangir Talaud.Ketua PPIP kala itu, Gress Raja mengatakan, Hari Ayah lahir karena figur ayah sebagai bagian dari keluarga turut memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Ayah dan Ibu adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan.Artikel terkait: Puisi Perjuangan Ayah untuk AnaknyaPerayaan Hari Ayah Nasional Tanggal 12 NovemberPerayaan Hari Ayah Nasional bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan memberi ucapan selamat Hari Ayah Nasional, membacakan puisi, membacakan kata-kata mutiara untuk Ayah, dan cara baik lainnya.

Hari Ayah Nasional diperingati tanggal 12 November pada setiap tahunnya. Hari A… Baca selengkapnya Hari Ayah Nasional diperingati tanggal 12 November pada setiap tahunnya. Hari Ayah Nasional ditetapkan di Solo pada tahun 2006 oleh Bapak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) saat beliau masih menjabat sebagai Presiden RI. Hari Ayah Nasional (HAN) 12 November bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional (HKN). Saat ini (2017), perayaan Hari Ayah Nasional 12 November belum sepopuler dan seramai perayaan Hari Ibu 22 Desember.Pelopor Hari Ayah Nasional Indonesia bukanlah kaum pria, melainkan sekelompok wanita yang tergabung dalam Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) pada tanggal 12 November 2006 di Pendapi Gede Balaikota, Solo, Jawa Tengah, yang menggelar Deklarasi Hari Ayah Nasional. Deklarasi ini juga digelar bersamaan oleh para anggota PPIP di Maumere, Flores, Nusa Tengara Timur.Usai deklarasi, mereka mengirimkan Piagam Deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta beberapa bupati di 4 wilayah Indonesia, Sabang, Merauke, Pulau Rote, dan Sangir Talaud.Ketua PPIP kala itu, Gress Raja mengatakan, Hari Ayah lahir karena figur ayah sebagai bagian dari keluarga turut memegang peran sangat penting dalam pembentukan karakter keluarga. Ayah dan Ibu adalah satu kesatuan yang tak bisa dipisahkan.Artikel terkait: Puisi Perjuangan Ayah untuk AnaknyaPerayaan Hari Ayah Nasional Tanggal 12 NovemberPerayaan Hari Ayah Nasional bisa dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan memberi ucapan selamat Hari Ayah Nasional, membacakan puisi, membacakan kata-kata mutiara untuk Ayah, dan cara baik lainnya.

Download Juknis/Juklak/Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2019 (Harkitnas) ke-111_Setiap tanggal 20 Mei, bangsa kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia, yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Kebangkitan nasional merupakan bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pemah muncul selama penjajahan. Sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial yang menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan 1ndonesia. Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo telah menanamkan konsep perjuangan intelektual melalui pembentukan organisasi untuk membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa. Proses perjuangan mereka yang dilanjutkan oleh para pejuang lain telah menghasilkan lahirnya bangsa besar dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita kenal sekarang ini.Tanggal 20 Mei 2019, Bangsa Indonesia kembali untuk memperingati hari dimana pernah terjadi sebuah peristiwa yang amat luar biasa maknanya. Hari dimana para pahlawan bangsa mengalami titik puncak yang menjadi awal kebangkitan rasa nasionalisme, sehingga mampu menggetarkan kekuatan penjajah dan merebut kemerdekaan. Perlu kita sadari dan ketahui bersama, kita tidak akan mengecap sebuah keindahan nuansa kemerdekaan tanpa adanya jerih payah dan perjuangan tokoh bangsa kala itu. Sudah 111 tahun berlalu, langkah-langkah kebangkitan bangsa Indonesia terus maju, hidup, dan berkembang, sehingga dengan globalisasi yang ditandai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang informasi, komunikasi, dan transportasi.Museum Kebangkitan NasionalPeringatan Hari Kebangkitan Nasional sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap selalu menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa dengan menjadikannya pedoman kita dalarn kehidupan berbangsa dan bernegara Semoga dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, rakyat Indonesia dan generasi penerus perjuangan para pendahulu mendapatkan lecutan semangat nasionalisme dalam perjuangan tanpa pamrih yang dilakukan para pejuang dan pahlawan bangsa ini. Untuk dapat mengaktualisasikan nilai dan makna kebangkitan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi terciptanya sebuah kemandirian bangsa Indonesia yang hakiki, adil makmur, dan sentosa.Pedoman Peringatan Harkitnas ke-111 tahun 2019 Pada tahun 2019 ini, Menteri Kominfo telah menerbitkan pedoman peringatan Harkitnas 2019 yang berisi berbagai hal penting seperti tujuan, tema, logo, dan berbagai petunjuk kegiatan. Adapun tema Harkitnas 2019 adalah "BANGKIT UNTUK BERSATU" . Pedoman Harkitnas 2019 ini merupakan lampiran II Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 335 Tahun 2019 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019.Silakan Download Pedoman Peringatan Harkitnas Tahun 2019 (file format PDF) Demikian tentang Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Download Juknis/Juklak/Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2019 … Baca selengkapnya Download Juknis/Juklak/Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2019 (Harkitnas) ke-111_Setiap tanggal 20 Mei, bangsa kita memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia, yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Kebangkitan nasional merupakan bangkitnya semangat nasionalisme, persatuan, kesatuan dan kesadaran sebagai sebuah bangsa untuk memajukan diri melalui gerakan organisasi yang sebelumnya tidak pemah muncul selama penjajahan. Sebuah organisasi yang bergerak di bidang sosial yang menjadi cikal bakal gerakan yang bertujuan untuk mencapai kemerdekaan 1ndonesia. Dokter Wahidin Soedirohoesodo dan dr. Soetomo telah menanamkan konsep perjuangan intelektual melalui pembentukan organisasi untuk membangun kebersamaan dan persatuan antar elemen bangsa. Proses perjuangan mereka yang dilanjutkan oleh para pejuang lain telah menghasilkan lahirnya bangsa besar dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita kenal sekarang ini.Tanggal 20 Mei 2019, Bangsa Indonesia kembali untuk memperingati hari dimana pernah terjadi sebuah peristiwa yang amat luar biasa maknanya. Hari dimana para pahlawan bangsa mengalami titik puncak yang menjadi awal kebangkitan rasa nasionalisme, sehingga mampu menggetarkan kekuatan penjajah dan merebut kemerdekaan. Perlu kita sadari dan ketahui bersama, kita tidak akan mengecap sebuah keindahan nuansa kemerdekaan tanpa adanya jerih payah dan perjuangan tokoh bangsa kala itu. Sudah 111 tahun berlalu, langkah-langkah kebangkitan bangsa Indonesia terus maju, hidup, dan berkembang, sehingga dengan globalisasi yang ditandai dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya dibidang informasi, komunikasi, dan transportasi.Museum Kebangkitan NasionalPeringatan Hari Kebangkitan Nasional sudah menjadi kewajiban kita untuk tetap selalu menjaga nilai-nilai luhur budaya bangsa dengan menjadikannya pedoman kita dalarn kehidupan berbangsa dan bernegara Semoga dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional ini, rakyat Indonesia dan generasi penerus perjuangan para pendahulu mendapatkan lecutan semangat nasionalisme dalam perjuangan tanpa pamrih yang dilakukan para pejuang dan pahlawan bangsa ini. Untuk dapat mengaktualisasikan nilai dan makna kebangkitan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, demi terciptanya sebuah kemandirian bangsa Indonesia yang hakiki, adil makmur, dan sentosa.Pedoman Peringatan Harkitnas ke-111 tahun 2019 Pada tahun 2019 ini, Menteri Kominfo telah menerbitkan pedoman peringatan Harkitnas 2019 yang berisi berbagai hal penting seperti tujuan, tema, logo, dan berbagai petunjuk kegiatan. Adapun tema Harkitnas 2019 adalah "BANGKIT UNTUK BERSATU" . Pedoman Harkitnas 2019 ini merupakan lampiran II Keputusan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 335 Tahun 2019 tentang Pembentukan Panitia Penyelenggara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-111 Tahun 2019.Silakan Download Pedoman Peringatan Harkitnas Tahun 2019 (file format PDF) Demikian tentang Pedoman Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-111 Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Contoh Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI _Download Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke 71 Tahun 2016_Surat Edaran Kemenag RI Nornor :5771 /SJ/B.V1/3/KS.01.1/08/ 2016, Sifat : Biasa, Hal : Doa Pada Upacara Peringatan HUT RI Ke-71 Tahun 2016. Surat edaran ditujukan kepada Yth. Para Pejabat Eselon I dan II Pusat, Para Rektor UIN/IAIN/IHDN, Para Ketua STAIN/STAKPN/STAICN/STAHN/STABN, Para Kakanwil Kementerian Agama Seluruh Provinsi di Indonesia. Adapun isi surat yang tertanggal 15 Agustus 2016 adalah seperti di bawah ini.Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan R1 ke-71 Tahun 2016, bersama ini Kami sampaikan Doa pada Upacara Peringatan HUT R1 ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Instansi Pusat dan Daerah, dengan prinsip tidak menjadi pedoman dan dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kebutuhan di daerah masing-masing.Demikian dan terimakasih.Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Di pagi yang berkah ini, kami seluruh bangsa Indonesia bersimpuh mempersembahkan puji syukur ke hadirat-Mu. Engkau Maha Pencipta alam semesta, Engkau jualah yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pula yang telah membebaskan bangsa kami dari penjajahan. Perkenankanlah kami, seluruh bangsa Indonesia, pada pagi hari ini memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, untuk mensyukuri nikmat agung anugerah-Mu: nikmat kemerdekaan. Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu, Jadikanlah peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah kami dari perselisihan, permusuhan, dan perpecahan. Kuatkan ikatan di antara bangsa kami agar senantiasa saling menyemai kedamaian, saling menjaga kerukunan, saling menampakkan keramahan, dan saling menyokong kemajuan. Eratkan tali seluruh anak negeri agar senantiasa saling menjaga persaudaraan sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan. Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana, Engkau telah menganugerahi kami dengan kekayaan bumi, air, dan udara. Bukalah pikiran kami agar bijaksana memanfaatkan anugerah-Mu demi kejayaan negeri. Lapangkan nurani kami agar senantiasa bersih dan suci dalam meraih kenikmatan. Kuatkan kaki dan tangan kami agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman. Jadikan kami bangsa yang senantiasa bersyukur, menjunjung sikap jujur, dan memperoleh karunia-Mu sebagai negeri yang makmur. Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi Petunjuk, Engkau telah memberkati dan merahmati kami kemerdekaan yang amat berarti. Bimbinglah kami agar dapat merawat kemerdekaan itu sesuai dengan ridla-Mu. Segarkan ingatan kami untuk mengenang arti satu dua nyawa yang melayang demi kemerdekaan. Jernihkan hati kami untuk memahami makna sejati memanusiakan manusia dalam bingkai kemerdekaan. Ringankan gerak kami untuk mengisi hari-hari merdeka dengan kekuatan iman, kemuliaan adab, keadilan hukum, dan kesejahteraan yang merata. Mantapkan langkah kaki kami untuk menjejak jaian yang benar dalam menggapai masa depan bangsa dan negeri ini. Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pengabul segala Do'a, Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami dan guru kami, dosa para pemimpin kami dan para pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan para pahlawan dan syuhada yang telah memerdekakan bangsa dan negara kami. Muliakan mereka dengan kehidupan hakiki di alam abadi. Ya Allah, kabulkanlah doa dan segala permohonan kami, Engkau Maha Pengampun dan Maha mengabulkan segala doa. Silakan Download Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016 File PDF. Semoga bermanfaat.Cek juga:Pedoman Peringatan HUT RI ke-74 Tahun 2019Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016

Contoh Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI _Download Naskah D… Baca selengkapnya Contoh Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI _Download Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke 71 Tahun 2016_Surat Edaran Kemenag RI Nornor :5771 /SJ/B.V1/3/KS.01.1/08/ 2016, Sifat : Biasa, Hal : Doa Pada Upacara Peringatan HUT RI Ke-71 Tahun 2016. Surat edaran ditujukan kepada Yth. Para Pejabat Eselon I dan II Pusat, Para Rektor UIN/IAIN/IHDN, Para Ketua STAIN/STAKPN/STAICN/STAHN/STABN, Para Kakanwil Kementerian Agama Seluruh Provinsi di Indonesia. Adapun isi surat yang tertanggal 15 Agustus 2016 adalah seperti di bawah ini.Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan R1 ke-71 Tahun 2016, bersama ini Kami sampaikan Doa pada Upacara Peringatan HUT R1 ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia pada Instansi Pusat dan Daerah, dengan prinsip tidak menjadi pedoman dan dapat dikembangkan sesuai dengan situasi dan kebutuhan di daerah masing-masing.Demikian dan terimakasih.Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016Ya Allah, Tuhan Yang Maha Esa, Di pagi yang berkah ini, kami seluruh bangsa Indonesia bersimpuh mempersembahkan puji syukur ke hadirat-Mu. Engkau Maha Pencipta alam semesta, Engkau jualah yang mengatur alam seisinya, dan Engkau pula yang telah membebaskan bangsa kami dari penjajahan. Perkenankanlah kami, seluruh bangsa Indonesia, pada pagi hari ini memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ke-71, untuk mensyukuri nikmat agung anugerah-Mu: nikmat kemerdekaan. Ya Allah, Tuhan Maha Pemersatu, Jadikanlah peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa kami. Jauhkanlah kami dari perselisihan, permusuhan, dan perpecahan. Kuatkan ikatan di antara bangsa kami agar senantiasa saling menyemai kedamaian, saling menjaga kerukunan, saling menampakkan keramahan, dan saling menyokong kemajuan. Eratkan tali seluruh anak negeri agar senantiasa saling menjaga persaudaraan sekaligus saling mengingatkan dalam kebaikan. Ya Allah, Tuhan Yang Maha Bijaksana, Engkau telah menganugerahi kami dengan kekayaan bumi, air, dan udara. Bukalah pikiran kami agar bijaksana memanfaatkan anugerah-Mu demi kejayaan negeri. Lapangkan nurani kami agar senantiasa bersih dan suci dalam meraih kenikmatan. Kuatkan kaki dan tangan kami agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman. Jadikan kami bangsa yang senantiasa bersyukur, menjunjung sikap jujur, dan memperoleh karunia-Mu sebagai negeri yang makmur. Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pemberi Petunjuk, Engkau telah memberkati dan merahmati kami kemerdekaan yang amat berarti. Bimbinglah kami agar dapat merawat kemerdekaan itu sesuai dengan ridla-Mu. Segarkan ingatan kami untuk mengenang arti satu dua nyawa yang melayang demi kemerdekaan. Jernihkan hati kami untuk memahami makna sejati memanusiakan manusia dalam bingkai kemerdekaan. Ringankan gerak kami untuk mengisi hari-hari merdeka dengan kekuatan iman, kemuliaan adab, keadilan hukum, dan kesejahteraan yang merata. Mantapkan langkah kaki kami untuk menjejak jaian yang benar dalam menggapai masa depan bangsa dan negeri ini. Ya Allah Tuhan Yang Maha Pengampun dan Pengabul segala Do'a, Ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami dan guru kami, dosa para pemimpin kami dan para pendahulu kami. Terimalah amal dan perjuangan para pahlawan dan syuhada yang telah memerdekakan bangsa dan negara kami. Muliakan mereka dengan kehidupan hakiki di alam abadi. Ya Allah, kabulkanlah doa dan segala permohonan kami, Engkau Maha Pengampun dan Maha mengabulkan segala doa. Silakan Download Naskah Doa pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016 File PDF. Semoga bermanfaat.Cek juga:Pedoman Peringatan HUT RI ke-74 Tahun 2019Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016

Pedoman Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Tahun 2020 Nomor : B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 Sifat : Sangat Segera Hal : Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2020. Jakarta, 06 Juli 2020#Silakan Download Pedoman Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 (File PDF)Demikian tentang Pedoman Peringatan HUT RI Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Pedoman Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Tahun 2020 Nomor : B-492/M.Sesneg/S… Baca selengkapnya Pedoman Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-75 Tahun 2020 Nomor : B-492/M.Sesneg/Set/TU.00.04/07/2020 Sifat : Sangat Segera Hal : Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) Tahun 2020. Jakarta, 06 Juli 2020#Silakan Download Pedoman Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 (File PDF)Demikian tentang Pedoman Peringatan HUT RI Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020_Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia. Pada setiap tahunnya, tema dan logo Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) selalu mengalami perubahan. Apa tema HUT RI ke-75 tahun 2020? tema HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2020 adalah "Indonesia Maju"Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020Arsip:Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019Arsip:Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI Tahun 2017Tema HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 adalah "Indonesia Kerja Bersama", adapun logo HUT RI ke tujuh puluh dua tahun 2017 memuat angka dan tulisan "72 Tahun (TH) Indonesia Kerja Bersama".Demikian tentang Tema dan Logo Peringatan HUT RI ke-74 Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 _Setiap tang… Baca selengkapnya Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020_Setiap tanggal 17 Agustus bangsa Indonesia memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia. Pada setiap tahunnya, tema dan logo Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) selalu mengalami perubahan. Apa tema HUT RI ke-75 tahun 2020? tema HUT Kemerdekaan RI ke-74 tahun 2020 adalah "Indonesia Maju"Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020Arsip:Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan RI Tahun 2019Arsip:Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-73 Kemerdekaan RI Tahun 2018Tema dan Logo Resmi Peringatan HUT ke-72 Kemerdekaan RI Tahun 2017Tema HUT Kemerdekaan RI ke-72 tahun 2017 adalah "Indonesia Kerja Bersama", adapun logo HUT RI ke tujuh puluh dua tahun 2017 memuat angka dan tulisan "72 Tahun (TH) Indonesia Kerja Bersama".Demikian tentang Tema dan Logo Peringatan HUT RI ke-74 Tahun 2019. Semoga bermanfaat.

Pedoman Upacara Peringatan HUT RI ke-75 Tahun 2020Sehubungan dengan situasi pandemi COVID-19, penyelenggaraan upacara peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 diatur sebagai berikut:a. Di fingkat pusat, Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dipusatkan di Istana Merdeka Jakarta dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:1) Upacara dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis. dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.2) Komposisi petugas upacara di Istana Merdeka Jakarta terdiri dari: - Komandan Upacara sebanyak 1 orang: - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang berasal dari cadangan Paskibraka Tahun 2019:- Pasukan upacara sebanyak 20 orang, berasal dari TNI/Polri;- Korps musik sebanyak 24 orang; - MC sebanyak 2 orang; serta- Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang, berasal dari TNI.3) Upacara hanya dihadiri oleh Presiden (selaku Inspektur Upacara) dan Wakil Presiden serta petugas upacara, yaitu Ketua MPR (selaku pembaca Teks Proklamasi), Menteri Agama (selaku pembaca doa), Panglima TNI, dan Kapolri, serta tidak mengundang pejabat dan masyarakat.b. Di luar negeri, Upacara Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 dilaksanakan di Kantor Perwakilan RI di luar negeri.c. Di tingkat daerah, Upacara Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 dilaksanakan di Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Kantor Perwakilan/ Lembaga yang ada di daerah mengikub upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota mulai pukul 07.00 WIB (sebelum pelaksanaan upacara di Istana Merdeka Jakarta).d. Menteri, Pimpinan Lembaga Negara/Instansi Pusat beserta Pimpinan Tinggi Madya atau sederajat wajib mengikuti Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta secara virtual dari kantor masing-masing.e. Kepala Daerah/Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kantor/lembaga yang ada di daerah wajib mengikuti Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta secara virtual dari kantor masing-masing setelah melaksanakan upacara di daerah.f. Pimpinan Tinggi Pratama atau sederajat dan pegawai pada instansi pusat maupun daerah wajib mengikuti upacara Peringatan Ke-75 Delik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang ditayangkan oleh stasiun televisi dari tempat tinggal masing-masing.g. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas di daerah agar menerapkan pola yang sama dengan Paskibraka di Istana Merdeka Jakarta.Pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 s.d. 10.20 WIB (selama 3 menit), segenap masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak:a. Seluruh masyarakat Indonesia berdiri tegap saat pengumandangan lagu Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah.b. Pengecualian menghentikan aktivitas sejenak berlaku bagi warga dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain apabila dihentikan.c. Jajaran TNI dan Polri di setiap daerah agar membantu keberhasilan pelaksanaan hal tersebut di daerahnya masing-masing. antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.Pada tanggal 14 Agustus 2020 agar masyarakat mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI melalui berbagai kanal media massa (televisi, radio, dan media online).Sumber: Pedoman Peringatan HUT RI ke-75 Tahun 2020

Pedoman Upacara Peringatan HUT RI ke-75 Tahun 2020 Sehubungan dengan situasi pa… Baca selengkapnya Pedoman Upacara Peringatan HUT RI ke-75 Tahun 2020Sehubungan dengan situasi pandemi COVID-19, penyelenggaraan upacara peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 diatur sebagai berikut:a. Di fingkat pusat, Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih dipusatkan di Istana Merdeka Jakarta dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:1) Upacara dilaksanakan secara sederhana dan khidmat, sangat minimalis. dan mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19.2) Komposisi petugas upacara di Istana Merdeka Jakarta terdiri dari: - Komandan Upacara sebanyak 1 orang: - Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) sebanyak 3 orang berasal dari cadangan Paskibraka Tahun 2019:- Pasukan upacara sebanyak 20 orang, berasal dari TNI/Polri;- Korps musik sebanyak 24 orang; - MC sebanyak 2 orang; serta- Pasukan pelaksana Tembakan Kehormatan saat Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI sebanyak 17 orang, berasal dari TNI.3) Upacara hanya dihadiri oleh Presiden (selaku Inspektur Upacara) dan Wakil Presiden serta petugas upacara, yaitu Ketua MPR (selaku pembaca Teks Proklamasi), Menteri Agama (selaku pembaca doa), Panglima TNI, dan Kapolri, serta tidak mengundang pejabat dan masyarakat.b. Di luar negeri, Upacara Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 dilaksanakan di Kantor Perwakilan RI di luar negeri.c. Di tingkat daerah, Upacara Peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020 dilaksanakan di Kantor Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota. Kantor Perwakilan/ Lembaga yang ada di daerah mengikub upacara yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota mulai pukul 07.00 WIB (sebelum pelaksanaan upacara di Istana Merdeka Jakarta).d. Menteri, Pimpinan Lembaga Negara/Instansi Pusat beserta Pimpinan Tinggi Madya atau sederajat wajib mengikuti Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta secara virtual dari kantor masing-masing.e. Kepala Daerah/Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kantor/lembaga yang ada di daerah wajib mengikuti Upacara Peringatan Ke-75 Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang dilaksanakan di Istana Merdeka Jakarta secara virtual dari kantor masing-masing setelah melaksanakan upacara di daerah.f. Pimpinan Tinggi Pratama atau sederajat dan pegawai pada instansi pusat maupun daerah wajib mengikuti upacara Peringatan Ke-75 Delik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI dan Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih yang ditayangkan oleh stasiun televisi dari tempat tinggal masing-masing.g. Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) yang bertugas di daerah agar menerapkan pola yang sama dengan Paskibraka di Istana Merdeka Jakarta.Pada tanggal 17 Agustus 2020 pukul 10.17 s.d. 10.20 WIB (selama 3 menit), segenap masyarakat Indonesia wajib menghentikan aktivitasnya sejenak:a. Seluruh masyarakat Indonesia berdiri tegap saat pengumandangan lagu Indonesia Raya secara serentak di berbagai lokasi hingga pelosok daerah.b. Pengecualian menghentikan aktivitas sejenak berlaku bagi warga dengan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain apabila dihentikan.c. Jajaran TNI dan Polri di setiap daerah agar membantu keberhasilan pelaksanaan hal tersebut di daerahnya masing-masing. antara lain dengan memperdengarkan sirine atau suara penanda lainnya sesaat sebelum lagu Indonesia Raya berkumandang dan tetap memperhatikan penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.Pada tanggal 14 Agustus 2020 agar masyarakat mengikuti siaran langsung Pidato Kenegaraan Presiden RI melalui berbagai kanal media massa (televisi, radio, dan media online).Sumber: Pedoman Peringatan HUT RI ke-75 Tahun 2020

Tema, Logo, dan Do'a Hari Sumpah Pemuda 2020, serta Buku Pedoman Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020_Apa tema HSP tahun 2020?, tema Hari Sumpah Pemuda 2020 adalah Bersatu dan Bangkit_Setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP). Peringatan tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah perjuangan seluruh elemen pemuda Indonesia yang telah menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan berhasil menyatukan visi kebangsaan, yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.Sebagaimana yang kita kenal hingga saat ini sebagai Sumpah Pemuda 1928, dengan mempersatukan pemuda Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.Bangsa Indonesia saat ini mengapresiasi serta memberikan ruang bagi pemuda milenial untuk membangun sebuah citacita Indonesia masa depan. Membangun optimisme kolektif bahwa suatu saat para anak muda akan mampu mewujudkan cita-cita Indonesia, dan menjadi terhormat di antara bangsabangsa lain di dunia.Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan kebangsaan, antara lain: korupsi, kemiskinan, pengangguran, p0r*n0grafi, lunturnya rasa nasionalisme, narkoba, serta sejumlah masalah bangsa yang masih membutuhkan karakter serta solusi kreatif dari pemuda. Semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berdiam diri dan apatis memandang masa depan Indonesia.Karena itu, selain penguatan karakter, kreatif, dan kritis mengawal perjalanan bangsa, para pemuda Indonesia harus optimis dalam memandang masa depan. Itulah yang dimaksud dengan gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral yaitu gerakan moral, gerakan intelektual, sekaligus membangun optimisme kolektif.Ada tiga hal yang harus dimiliki pemuda untuk memenangi pertarungan di masa depan sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia yaitu Karakter, Kapasitas/skill dan Inovasi.Pertama, diperlukan pemuda yang memiliki karakter yang tangguh, baik karakter moral maupun karakter kinerja. Indonesia sangat membutuhkan pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Karena itu, pemerintah baik pusat maupun daerah dan institusi pendidikan perlu memfasilitasi terbangunnya karakter yang tangguh di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda.Kedua, memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang cukup mumpuni. Para pemuda, misalnya, perlu mendalami studinya secara serius agar menjadi spesialis keilmuan tertentu, yaitu memiliki spesialisasi dalam menguasai suatu bidang pengetahuan secara mendalam sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Para pemuda perlu memiliki skill tertentu untuk bersaing di dunia kerja. Indonesia jelas memerlukan pemuda yang profesional dan menguasai ilmu pengetahuan secara mendalam.Ketiga, memiliki inovasi-inovasi baru sehingga pemuda Indonesia mampu berperan aktif dalam kancah internasional dan memenangi kompetisi global sekaligus mewujudkan citacita Indonesia di masa depan.Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah mengisyaratkan bahwa semangat dan motivasi baru bagi bangsa khususnya pemuda Indonesia untuk memperjuangkan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang bersatu dan berdaulat. Untuk itu, dalam rangka memberikan makna yang lebih dalam akan arti penting sebuah momentum sejarah pemuda, bangsa ini perlu merekonstruksi dan mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam perjalanan sejarah sumpah pemuda, sebagai bagian dari proses sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka jiwa dan semangat sumpah pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan dan terpatri dalam sanubari, di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan dinamis.Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 dengan tema BERSATU DAN BANGKIT. Eksistensi dan kemajuan Indonesia tergantung pada semangat persatuan yang telah diperjuangkan sejak 28 Oktober 1928 dan pemuda saat ini harus menyadari berbagai tantangan global.Logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020Makna Logo HSP ke-92 Tahun 2020CONTOH DO’A PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER TAHUN 2020Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat-Mu, atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan. Ya Allah, ya Rahman ya Rahim, pada saat yang berbahagia dan khidmat ini kami berhimpun untuk memperingati hari bersejarah dalam rangkaian panjang perjuangan bangsa kami, Hari Sumpah Pemuda yang ke-20 Tahun 2020 seraya berdoa berserah diri kepada-Mu.Ya Allah yang Maha Agung lagi Maha PerkasaBerikanlah kepada para pemimpin kami petunjuk-Mu yang nyata, ketajaman mata hati, kesabaran yang membaja, kerendahan hati, keikhlasan dan rasa syukur yang tinggi dalam mengabdi serta berkarya sehingga masing-masing kami dapat menunaikan peran dan arah dengan benar. Taatkan kesabaran kami, kokohkan kesungguhan kami, bersihkan hati kami agar kami tetap mampu berupaya keluar dari lilitan persoalan yang sulit kami pecahkan, agar kami bersikap bijak atas kekurangan, kesedihan, harapan dan perjuangan yang belum selesai.Ya Allah yang Maha Kuasa, jadikanlah Pemuda Indonesia Pemuda yang yang Mandiri, dan Kreatif demi memajukan kemajuan Bangsa dan Negara, jadikanlah pemuda Indonesia menjadi pemimpin- pemimpin dunia dan berilah kekuatan dan bimbinganMu Ya Allah yang Maha Perkasa,Ya Allah yang Maha Bijaksana eratkan persaudaraan kami hingga menghasilkan kekuatan dahsyat untuk membangun kemaslahatan bangsa dan dunia. Limpahkan hikmahmu agar perbedaan yang ada mampu kami rajut menjadi mozaik kekuatan membangun kejayaan bangsa. Jauhkan kami dari sifat iri, dengki dan mementingkan diri sendiri serta perangai yang tidak terpuji.Ya Allah yang Maha Mengabulkan Do’a, bimbinglah para pemuda dan pemudi harapan bangsa. Jadikanlah para pemuda kami menjadi pemuda yang Tangguh dalam berkarya, kuat dalam berpendirian, selalu menegakkan kejujuran dan keadilan, serta senantiasa berlomba dalam kebaikan. Jadikanlah para pemuda-pemudi kami menjadi pelopor perubahan yang bermartabat, menjunjung tinggi etika dan moral serta mengedepankan semangat nasionalisme. Jauhkanlah sifat tamak, iri dan dengki, serta segala perilaku yang menjadi larangan agama dan negara.Karena itu ya Allah, tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar, sebagaimana jalannya orang-orang yang Engkau berikan kenikmatan dan bukan jalannya orang-orang yang Engkau hinakan. Karena itu hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami berserah diri.Yaa Allah, Engkau pemilik waktu. Sebelum ajal kepastian-Mu menjemput kami. Perkenankan kami melihat generasi kami, sebagai anak-anak bangsa yang beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, mencintai tanah air, dan berprestasi di tingkat dunia. Jadikanlah mereka pejuang-pejuang yang rela berkorban demi kejayaan bangsa dan negara. Jadikanlah mereka pemuda dan pemudi yang lebih suka memberi dari pada meminta, selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan pengorbanan para pendahulu mereka. Sehingga Negara kami menjadi negara yang baltadatun thoyyibatun wa robbun ghofuur.Robbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina adzabannaar. Wa shollallohu ‘ala sayyidna Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim, Subhana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifuun, wa salamun ‘alal mursalin,Walhamdulillahi robbil alamiin.Panduan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020Demikian tentang Tema, Logo, dan Doa HSP 2020, serta Panduan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Tema, Logo, dan Do'a Hari Sumpah Pemuda 2020, serta Buku Pedoman Peringatan… Baca selengkapnya Tema, Logo, dan Do'a Hari Sumpah Pemuda 2020, serta Buku Pedoman Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020_Apa tema HSP tahun 2020?, tema Hari Sumpah Pemuda 2020 adalah Bersatu dan Bangkit_Setiap tanggal 28 Oktober kita selalu merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda (HSP). Peringatan tersebut mengingatkan bangsa Indonesia terhadap sejarah perjuangan seluruh elemen pemuda Indonesia yang telah menebar semangat menjaga jiwa patriotisme dan berhasil menyatukan visi kebangsaan, yang melahirkan sebuah komitmen kebangsaan yaitu bertumpah darah satu tanah air Indonesia, berbangsa satu bangsa Indonesia, dan menjunjung bahasa persatuan bahasa Indonesia.Sebagaimana yang kita kenal hingga saat ini sebagai Sumpah Pemuda 1928, dengan mempersatukan pemuda Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.Bangsa Indonesia saat ini mengapresiasi serta memberikan ruang bagi pemuda milenial untuk membangun sebuah citacita Indonesia masa depan. Membangun optimisme kolektif bahwa suatu saat para anak muda akan mampu mewujudkan cita-cita Indonesia, dan menjadi terhormat di antara bangsabangsa lain di dunia.Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai permasalahan kebangsaan, antara lain: korupsi, kemiskinan, pengangguran, p0r*n0grafi, lunturnya rasa nasionalisme, narkoba, serta sejumlah masalah bangsa yang masih membutuhkan karakter serta solusi kreatif dari pemuda. Semua itu bukan menjadi alasan bagi para pemuda untuk berdiam diri dan apatis memandang masa depan Indonesia.Karena itu, selain penguatan karakter, kreatif, dan kritis mengawal perjalanan bangsa, para pemuda Indonesia harus optimis dalam memandang masa depan. Itulah yang dimaksud dengan gerakan kepemudaan yang inklusif dan integral yaitu gerakan moral, gerakan intelektual, sekaligus membangun optimisme kolektif.Ada tiga hal yang harus dimiliki pemuda untuk memenangi pertarungan di masa depan sekaligus mewujudkan cita-cita Indonesia yaitu Karakter, Kapasitas/skill dan Inovasi.Pertama, diperlukan pemuda yang memiliki karakter yang tangguh, baik karakter moral maupun karakter kinerja. Indonesia sangat membutuhkan pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Karena itu, pemerintah baik pusat maupun daerah dan institusi pendidikan perlu memfasilitasi terbangunnya karakter yang tangguh di kalangan pelajar, mahasiswa, dan pemuda.Kedua, memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang cukup mumpuni. Para pemuda, misalnya, perlu mendalami studinya secara serius agar menjadi spesialis keilmuan tertentu, yaitu memiliki spesialisasi dalam menguasai suatu bidang pengetahuan secara mendalam sesuai dengan bidang studinya masing-masing. Para pemuda perlu memiliki skill tertentu untuk bersaing di dunia kerja. Indonesia jelas memerlukan pemuda yang profesional dan menguasai ilmu pengetahuan secara mendalam.Ketiga, memiliki inovasi-inovasi baru sehingga pemuda Indonesia mampu berperan aktif dalam kancah internasional dan memenangi kompetisi global sekaligus mewujudkan citacita Indonesia di masa depan.Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah mengisyaratkan bahwa semangat dan motivasi baru bagi bangsa khususnya pemuda Indonesia untuk memperjuangkan eksistensinya sebagai sebuah bangsa yang bersatu dan berdaulat. Untuk itu, dalam rangka memberikan makna yang lebih dalam akan arti penting sebuah momentum sejarah pemuda, bangsa ini perlu merekonstruksi dan mereaktualisasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam perjalanan sejarah sumpah pemuda, sebagai bagian dari proses sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), maka jiwa dan semangat sumpah pemuda perlu diaktualisasikan agar tetap relevan dan terpatri dalam sanubari, di tengah perubahan zaman yang semakin cepat dan dinamis.Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020 dengan tema BERSATU DAN BANGKIT. Eksistensi dan kemajuan Indonesia tergantung pada semangat persatuan yang telah diperjuangkan sejak 28 Oktober 1928 dan pemuda saat ini harus menyadari berbagai tantangan global.Logo Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun 2020Makna Logo HSP ke-92 Tahun 2020CONTOH DO’A PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA 28 OKTOBER TAHUN 2020Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.Ya Allah Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, segala puji dan syukur kami panjatkan kehadirat-Mu, atas segala kenikmatan yang telah Engkau berikan. Ya Allah, ya Rahman ya Rahim, pada saat yang berbahagia dan khidmat ini kami berhimpun untuk memperingati hari bersejarah dalam rangkaian panjang perjuangan bangsa kami, Hari Sumpah Pemuda yang ke-20 Tahun 2020 seraya berdoa berserah diri kepada-Mu.Ya Allah yang Maha Agung lagi Maha PerkasaBerikanlah kepada para pemimpin kami petunjuk-Mu yang nyata, ketajaman mata hati, kesabaran yang membaja, kerendahan hati, keikhlasan dan rasa syukur yang tinggi dalam mengabdi serta berkarya sehingga masing-masing kami dapat menunaikan peran dan arah dengan benar. Taatkan kesabaran kami, kokohkan kesungguhan kami, bersihkan hati kami agar kami tetap mampu berupaya keluar dari lilitan persoalan yang sulit kami pecahkan, agar kami bersikap bijak atas kekurangan, kesedihan, harapan dan perjuangan yang belum selesai.Ya Allah yang Maha Kuasa, jadikanlah Pemuda Indonesia Pemuda yang yang Mandiri, dan Kreatif demi memajukan kemajuan Bangsa dan Negara, jadikanlah pemuda Indonesia menjadi pemimpin- pemimpin dunia dan berilah kekuatan dan bimbinganMu Ya Allah yang Maha Perkasa,Ya Allah yang Maha Bijaksana eratkan persaudaraan kami hingga menghasilkan kekuatan dahsyat untuk membangun kemaslahatan bangsa dan dunia. Limpahkan hikmahmu agar perbedaan yang ada mampu kami rajut menjadi mozaik kekuatan membangun kejayaan bangsa. Jauhkan kami dari sifat iri, dengki dan mementingkan diri sendiri serta perangai yang tidak terpuji.Ya Allah yang Maha Mengabulkan Do’a, bimbinglah para pemuda dan pemudi harapan bangsa. Jadikanlah para pemuda kami menjadi pemuda yang Tangguh dalam berkarya, kuat dalam berpendirian, selalu menegakkan kejujuran dan keadilan, serta senantiasa berlomba dalam kebaikan. Jadikanlah para pemuda-pemudi kami menjadi pelopor perubahan yang bermartabat, menjunjung tinggi etika dan moral serta mengedepankan semangat nasionalisme. Jauhkanlah sifat tamak, iri dan dengki, serta segala perilaku yang menjadi larangan agama dan negara.Karena itu ya Allah, tunjukkanlah kepada kami jalan yang benar, sebagaimana jalannya orang-orang yang Engkau berikan kenikmatan dan bukan jalannya orang-orang yang Engkau hinakan. Karena itu hanya kepada-Mu kami memohon dan hanya kepada-Mu kami berserah diri.Yaa Allah, Engkau pemilik waktu. Sebelum ajal kepastian-Mu menjemput kami. Perkenankan kami melihat generasi kami, sebagai anak-anak bangsa yang beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, mencintai tanah air, dan berprestasi di tingkat dunia. Jadikanlah mereka pejuang-pejuang yang rela berkorban demi kejayaan bangsa dan negara. Jadikanlah mereka pemuda dan pemudi yang lebih suka memberi dari pada meminta, selalu menjunjung tinggi nilai-nilai dan pengorbanan para pendahulu mereka. Sehingga Negara kami menjadi negara yang baltadatun thoyyibatun wa robbun ghofuur.Robbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhiroti hasanah wa qina adzabannaar. Wa shollallohu ‘ala sayyidna Muhammadin wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallim, Subhana robbika robbil ‘izzati ‘amma yashifuun, wa salamun ‘alal mursalin,Walhamdulillahi robbil alamiin.Panduan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020Demikian tentang Tema, Logo, dan Doa HSP 2020, serta Panduan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober pada setiap tahunnya. Pada tahun 2020 merupakan peringatan HSP yang ke-92. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati HSP yaitu upacara bendera. Pada acara amanat, Pembina Upacara di instansi maupun di sekolah dapat membacakan teks "Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga ( MENPORA ) Republik Indonesia". Ini arsip naskah Pidato MENPORA dalam Rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 yang lalu, seperti di bawah ini.Silakan Download Naskah Teks Pidato Sambutan MENPORA pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ( HSP ) ke-91 Tahun 2019PIDATO PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-91 TAHUN 2019Assalamu'alaikum Warrahmatullahi WabarakatuhSalam sejahtera bagi kita semuaOm Swasti AstuNamo BuddhayaSalam kebajikanPuji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT - Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Sehingga kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019.Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor Pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.Hadirin Peserta upacara yang saya hormati.Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema "Bersatu Kita Maju". Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang teiah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari parnografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.Hadirin Peserta Upacara yang saya hormati dan saya banggakan.Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.Pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam. Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang posistif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia.Gerakan revolusi mental menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia, kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negative dari modernisasi dan globalisasi, tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung oleh Ilmu pengetahuan dan teknologi.Kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya.Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik."Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia".Hadirin peserta upacara yang kami hormati, khususnya para pemuda yang kami banggakan.Semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia.Akhirnya, saya ucapkan SELAMAT HARi SUMPAH PEMUDA KE-91. Semoga melalui peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita. Semoga Allah SWT - Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua.Terima kasih,Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thariqWassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhJakarta, 28 Oktober 2019MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIAArsip Naskah Teks Pidato Sambutan MENPORA pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ( HSP ) ke-89 Tahun 2017Assalamu'alaikum Wr. Wb.Salam SejahteraOm Swast AstuNamo Budhaya"PEMUDA INDONESIA BERANI BERSATU" Para Pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang kami hormati.... Delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, Indonesia. Sungguh, sebuah ikrar yang sangat monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945.Sumpah Pemuda dibacakan di arena Kongres Pemuda ke-2, dihadiri oleh pemuda lintas suku, agama dan daerah. Jika kita membaca dokumen sejarah Kongres Pemuda ke-2, kita akan menemukan daftar panitia dan peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh Indonesia. Secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.Dari belahan barat lndonesia. terdapat nama Mohammad Yamin. Seorang pemuda kelahiran Sawah Lunto Sumatera Barat yang mewakili organisasi pemuda Sumatera, Jong Sumatranen Bond. Dari belahan Timur Indonesia, kita menemukan pemuda bernama Johannes Leimena, kelahiran Kota Ambon Maluku, mewakili organisasi pemuda Jong Ambon. Ada juga Katjasungkana dari Madura, ada juga Cornelis Lefrand Senduk, mewakili organisasi pemuda Sulawesi, Jong Celebes.Para pemuda Indonesia dan hadirin sekatian yang kami banggakan... Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Mohammad Yamin dari Sawah Lunto dapat bertemu dengan Johannes Leimena dari Ambon? Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Katjasungkana dari Madura dapat bertemu dengan Lefrand Senduk dari Sulawesi? Bukan hanya bertemu, tapi mereka juga berdiskusi, bertuknr pikiran, mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen ke-Indonesiaan.Padahal, jarak antara Sawah Lunto dengan Kota Ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama dengan jarak antara Kota Jakarta ke Kota Sanghai di China. Sarana transportasi umum saat itu, masih mengandalkan laut. Dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk bisa sampai ke kota mereka. Alat komunikasi pun masih terbatas, mengandalkan korespondensi melalui kantor pos. Hari ini surat dikirim, satu dua bulan kemudian, barulah sampai di alamat tujuan.Belum lagi kalau kita berbicara tentang perbedaan agama dan bahasa. Mohammad Yamin beragama Islam berbahasa Melayu, Johannes Leimena beragama Protestan berbahasa Ambon. Begitupun dengan Katjasungkana. Lefrand Senduk, dan 71 pemuda peserta kongres lainnya. Mereka memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda. Namun, fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan-batasan tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Inilah yang kiza sebut dengan; "Berani Bersatu".Para pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang berbahagia... Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat Indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun. Namun, anehnya justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat ditembus oleh siapapun. Padahal, dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul, bersilaturahim dan berinteraksi sosial. Sebetulnya, tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik. Para pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang kami banggakan... Dalam sebuah kesempatan, Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno pernah menyampaikan : "Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir," Pesan yang disampaikan oleh Bung Karno ini sangat mendalam khususnya bagi generasi muda lndonesia. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita. Ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jaub di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan. Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu rnewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita patut berrsyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bpk Ir. Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggeraan Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus kita gelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan Indonesia. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.Salam sejahtera untuk kita semuaSalam Pemuda...!!!28 Oktober 2017IMAM NAHRAWI

Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober pada setiap tahunnya. … Baca selengkapnya Hari Sumpah Pemuda diperingati setiap tanggal 28 Oktober pada setiap tahunnya. Pada tahun 2020 merupakan peringatan HSP yang ke-92. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan untuk memperingati HSP yaitu upacara bendera. Pada acara amanat, Pembina Upacara di instansi maupun di sekolah dapat membacakan teks "Sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga ( MENPORA ) Republik Indonesia". Ini arsip naskah Pidato MENPORA dalam Rangka Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 yang lalu, seperti di bawah ini.Silakan Download Naskah Teks Pidato Sambutan MENPORA pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ( HSP ) ke-91 Tahun 2019PIDATO PERINGATAN HARI SUMPAH PEMUDA KE-91 TAHUN 2019Assalamu'alaikum Warrahmatullahi WabarakatuhSalam sejahtera bagi kita semuaOm Swasti AstuNamo BuddhayaSalam kebajikanPuji syukur kita panjatkan kehadirat Allah SWT - Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua. Sehingga kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat memperingati hari yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia yang kita cintai ini, yaitu Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun 2019.Kami sampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya kepada tokoh pemuda Tahun 1928 yang telah mendeklarasikan Sumpah Pemuda sehingga menjadi pelopor Pemuda untuk mewujudkan kemerdekaan Indonesia sekaligus menjaga keutuhan NKRI.Hadirin Peserta upacara yang saya hormati.Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema "Bersatu Kita Maju". Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang teiah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Bahwa hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.Pesatnya perkembangan teknologi informasi ibarat dua mata pisau. Satu sisi ia memberikan jaminan kecepatan informasi sehingga memungkinkan para pemuda kita untuk meningkatkan kapasitas pengetahuan dalam pengembangan sumber daya serta daya saing, namun pada sisi yang lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif, informasi-informasi yang bersifat destruktif mulai dari parnografi, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dari terorisme juga masuk dengan mudahnya apabila pemuda tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam berbangsa dan bernegara.Pemuda yang memiliki karakter yang tangguh adalah pemuda yang memiliki karakter moral dan karakter kinerja, pemuda yang beriman dan bertaqwa, berintegritas tinggi, jujur, santun, bertanggung jawab, disiplin, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan tuntas. Pemuda juga harus memiliki kapasitas intelektual dan skill kepemimpinan, kewirausahaan, dan kepeloporan yang mumpuni, serta pemuda harus memiliki inovasi agar mampu berperan aktif dalam kancah internasional.Hadirin Peserta Upacara yang saya hormati dan saya banggakan.Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda lah Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah pemuda yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia.Pada saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, serba instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik. Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam. Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang posistif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara, pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia.Gerakan revolusi mental menemukan relevansinya, dengan pembangunan karakter kita bisa kuat, tangguh dan kokoh ikut serta dalam percaturan pemuda di dunia, kita tidak lagi harus bertahan dan menghadapi dampak negative dari modernisasi dan globalisasi, tapi kita harus mampu memberikan warna untuk mengubah dunia dengan tekad dan semangat dan tentunya didukung oleh Ilmu pengetahuan dan teknologi.Kemajuan tidak akan pernah tercapai dalam arti yang sesungguhnya kalau masa depan itu hanya dipandang sekedar sebagai proses lanjut dari masa kini yang akan tiba dengan sendirinya.Tapi bagaimana generasi muda merespon kemajuan itu dengan kearifan menghargai keluhuran perjuangan dari generasi sebelumnya tanpa terjebak dalam kejayaan dan romantisme masa lalu, serta kenyataan-kenyataan masa kini sehingga membuat mereka tidak lagi sanggup keluar untuk menatap masa depan.Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordial suku, agama, ras dan kultur, menuju persatuan dan kesatuan bangsa, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian dunia, demi menyongsong masa depan dunia yang lebih baik."Wahai pemuda Indonesia, dunia menunggumu, berjuanglah, lahirkanlah ide-ide, tekad, dan cita-cita, pengorbanan dan perjuanganmu tidak akan pernah sia-sia dalam mengubah dunia".Hadirin peserta upacara yang kami hormati, khususnya para pemuda yang kami banggakan.Semangat para pemuda dalam menatap dan ikut membangun dunia harus terus menjadi obor penyemangat bagi pengabdian pemuda Indonesia dalam ikut serta berpartisipasi mengangkat bangsa dan tanah air tercinta di kancah dunia.Akhirnya, saya ucapkan SELAMAT HARi SUMPAH PEMUDA KE-91. Semoga melalui peringatan ini kita selalu menghormati jasa para pemuda, jasa para pendiri bangsa dan jasa para pahlawan kita. Semoga Allah SWT - Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa melimpahkan rahmat dan ridho-Nya kepada kita semua.Terima kasih,Wallahul muwaffiq ilaa aqwamith thariqWassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuhJakarta, 28 Oktober 2019MENTERI PEMUDA DAN OLAHRAGA REPUBLIK INDONESIAArsip Naskah Teks Pidato Sambutan MENPORA pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ( HSP ) ke-89 Tahun 2017Assalamu'alaikum Wr. Wb.Salam SejahteraOm Swast AstuNamo Budhaya"PEMUDA INDONESIA BERANI BERSATU" Para Pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang kami hormati.... Delapan puluh sembilan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 28 Oktober 1928, sebanyak 71 pemuda dari seluruh penjuru tanah air, berkumpul di sebuah gedung di Jalan Kramat Raya, daerah Kwitang Jakarta. Mereka mengikrarkan diri sebagai satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa yaitu, Indonesia. Sungguh, sebuah ikrar yang sangat monumental bagi perjalanan sejarah bangsa Indonesia. Ikrar ini nantinya, 17 tahun kemudian melahirkan proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945.Sumpah Pemuda dibacakan di arena Kongres Pemuda ke-2, dihadiri oleh pemuda lintas suku, agama dan daerah. Jika kita membaca dokumen sejarah Kongres Pemuda ke-2, kita akan menemukan daftar panitia dan peserta kongres yang berasal dari pulau-pulau terjauh Indonesia. Secara imaginatif sulit rasanya membayangkan mereka dapat bertemu dengan mudah.Dari belahan barat lndonesia. terdapat nama Mohammad Yamin. Seorang pemuda kelahiran Sawah Lunto Sumatera Barat yang mewakili organisasi pemuda Sumatera, Jong Sumatranen Bond. Dari belahan Timur Indonesia, kita menemukan pemuda bernama Johannes Leimena, kelahiran Kota Ambon Maluku, mewakili organisasi pemuda Jong Ambon. Ada juga Katjasungkana dari Madura, ada juga Cornelis Lefrand Senduk, mewakili organisasi pemuda Sulawesi, Jong Celebes.Para pemuda Indonesia dan hadirin sekatian yang kami banggakan... Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Mohammad Yamin dari Sawah Lunto dapat bertemu dengan Johannes Leimena dari Ambon? Pernahkah kita membayangkan bagaimana seorang Katjasungkana dari Madura dapat bertemu dengan Lefrand Senduk dari Sulawesi? Bukan hanya bertemu, tapi mereka juga berdiskusi, bertuknr pikiran, mematangkan gagasan hingga akhirnya bersepakat mengikatkan diri dalam komitmen ke-Indonesiaan.Padahal, jarak antara Sawah Lunto dengan Kota Ambon, lebih dari 4.000 kilometer. Hampir sama dengan jarak antara Kota Jakarta ke Kota Sanghai di China. Sarana transportasi umum saat itu, masih mengandalkan laut. Dibutuhkan waktu berminggu-minggu untuk bisa sampai ke kota mereka. Alat komunikasi pun masih terbatas, mengandalkan korespondensi melalui kantor pos. Hari ini surat dikirim, satu dua bulan kemudian, barulah sampai di alamat tujuan.Belum lagi kalau kita berbicara tentang perbedaan agama dan bahasa. Mohammad Yamin beragama Islam berbahasa Melayu, Johannes Leimena beragama Protestan berbahasa Ambon. Begitupun dengan Katjasungkana. Lefrand Senduk, dan 71 pemuda peserta kongres lainnya. Mereka memiliki latar belakang agama, suku, bahasa dan adat istiadat yang berbeda-beda. Namun, fakta sejarah menunjukkan bahwa sekat dan batasan-batasan tersebut tidak menjadi halangan bagi para pemuda Indonesia untuk bersatu demi cita-cita besar Indonesia. Inilah yang kiza sebut dengan; "Berani Bersatu".Para pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang berbahagia... Kita tentu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Bandingkan dengan era sekarang. Hari ini, sarana transportasi umum sangat mudah. Untuk menjangkau ujung timur dan barat Indonesia hanya dibutuhkan waktu beberapa jam saja. Untuk dapat berkomunikasi dengan pemuda di pelosok-pelosok negeri ini, cukup dengan menggunakan alat komunikasi, tidak perlu menunggu datangnya tukang pos hingga berbulan-bulan lamanya. Interaksi sosial dapat dilakukan 24 jam, kapanpun dan di manapun. Namun, anehnya justru dengan berbagai macam kemudahan yang kita miliki hari ini, kita justru lebih sering berselisih paham, mudah sekali menvonis orang, mudah sekali berpecah belah, saling mengutuk satu dengan yang lain, menebar fitnah dan kebencian. Seolah-olah kita ini dipisahkan oleh jarak yang tak terjangkau, atau berada di ruang isolasi yang tidak terjamah, atau terhalang oleh tembok raksasa yang tinggi dan tebal hingga tidak dapat ditembus oleh siapapun. Padahal, dengan kemudahan teknologi dan sarana transportasi yang kita miliki hari ini, seharusnya lebih mudah buat kita untuk berkumpul, bersilaturahim dan berinteraksi sosial. Sebetulnya, tidak ada ruang untuk salah paham apalagi membenci, karena semua hal dapat kita konfirmasi dan kita klarifikasi hanya dalam hitungan detik. Para pemuda Indonesia dan hadirin sekalian yang kami banggakan... Dalam sebuah kesempatan, Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno pernah menyampaikan : "Jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekadar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa, dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir," Pesan yang disampaikan oleh Bung Karno ini sangat mendalam khususnya bagi generasi muda lndonesia. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita. Ego ini yang kadangkala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jaub di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan, apalagi golongan. Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa. Kita seharusnya malu dengan para pemuda 1928 dan juga kepada Bung Karno, karena masih harus berkutat di soal-soal ini. Sudah saatnya kita melangkah ke tujuan lain yang lebih besar, yaitu rnewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Kita patut berrsyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Republik Indonesia, Bpk Ir. Joko Widodo yang selama ini memberikan perhatian yang sangat besar terhadap pembangunan kepemudaan Indonesia. Bulan Juli 2017 yang lalu, Bapak Presiden telah menandatangani Peraturan Presiden Nomor 66 Tahun 2017 tentang Koordinasi Strategis Lintas Sektor Penyelenggeraan Pelayanan Kepemudaan. Melalui Perpres ini, peta jalan kebangkitan pemuda Indonesia terus kita gelorakan. Bersama pemerintah daerah, organisasi kepemudaan dan sektor swasta, kita bergandengan tangan, bergotong royong melanjutkan api semangat Sumpah Pemuda 1928. Saatnya kita Berani Bersatu untuk Kemajuan dan Kejayaan Indonesia. Wassalamu'alaikum Wr. Wb.Salam sejahtera untuk kita semuaSalam Pemuda...!!!28 Oktober 2017IMAM NAHRAWI

Tema, Slogan, Hashtag, dan Logo Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020_Apa tema Hari Pahlawan 2020?, tema Hari Pahlawan ke-75 tahun 2020 adalah "Pahlawanku Sepanjang Masa". Apa slogan peringatan Hari Pahlawan tahun 2020?, Apa hashtag Harwan 2020?, seperti apa Logo Hari Pahlawan tanggal 10 November 2020?. Tema, slogan, hastag, dan logo Hari Pahlawan 2020, sebagai berikut.A. Tema Hari Pahlawan 2020"Pahlawanku Sepanjang Masa"B. Slogan-Slogan Hari Pahlawan1. …HANYA BANGSA YANG MENGHARGAI JASA PAHLAWANNYA DAPAT MENJADI BANGSA YANG BESAR …2. HENINGKAN CIPTA SELAMA 60 DETIK SECARA SERENTAK PADA PUKUL 08.15 WAKTU SETEMPAT TANGGAL 10 NOVEMBER 20203. PAHLAWAN MENGUTAMAKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA4. PENGABDIAN, PERJUANGAN DAN PENGORBANAN PARA PAHLAWAN HANYA UNTUK BANGSA DAN NEGARA 5. RELA BERKORBAN, TANPA PAMRIH, PANTANG MUNDUR DAN PERCAYA PADA KEMAMPUAN SENDIRI ADALAH SIKAP PARA PAHLAWAN 6. JADILAH PAHLAWAN MASA KINI YANG MEMILIKI KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA7. BANGSA YANG MAJU DAN MANDIRI ADALAH CITA-CITA PARA PAHLAWAN KUSUMA BANGSA 8. JADILAH PAHLAWAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 9. PAHLAWAN TIDAK MENUNTUT PENGHARGAAN KECUALI TETAP TEGAKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIAC. Hashtag Hari Pahlawan 2020: #PahlawankuSepanjangMasaD. Logo Hari Pahlawan 2020Silakan Download Logo Resmi Hari Pahlawan 2020E. Arsip Logo Hari Pahlawan1. Arsip Logo Hari Pahlawan 20192. Arsip Logo Hari Pahlawan 20183. Arsip Logo Hari Pahlawan 20174. Arsip Logo Hari Pahlawan Tahun 2016Demikian tentang Tema Hari Pahlawan 2020, Hashtag, Logo, dan Kumpulan Slogan Peringatan Harwan ke-75 Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Tema, Slogan, Hashtag, dan Logo Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020 _Apa tema Hari P… Baca selengkapnya Tema, Slogan, Hashtag, dan Logo Hari Pahlawan ke-75 Tahun 2020_Apa tema Hari Pahlawan 2020?, tema Hari Pahlawan ke-75 tahun 2020 adalah "Pahlawanku Sepanjang Masa". Apa slogan peringatan Hari Pahlawan tahun 2020?, Apa hashtag Harwan 2020?, seperti apa Logo Hari Pahlawan tanggal 10 November 2020?. Tema, slogan, hastag, dan logo Hari Pahlawan 2020, sebagai berikut.A. Tema Hari Pahlawan 2020"Pahlawanku Sepanjang Masa"B. Slogan-Slogan Hari Pahlawan1. …HANYA BANGSA YANG MENGHARGAI JASA PAHLAWANNYA DAPAT MENJADI BANGSA YANG BESAR …2. HENINGKAN CIPTA SELAMA 60 DETIK SECARA SERENTAK PADA PUKUL 08.15 WAKTU SETEMPAT TANGGAL 10 NOVEMBER 20203. PAHLAWAN MENGUTAMAKAN PERSATUAN DAN KESATUAN BANGSA4. PENGABDIAN, PERJUANGAN DAN PENGORBANAN PARA PAHLAWAN HANYA UNTUK BANGSA DAN NEGARA 5. RELA BERKORBAN, TANPA PAMRIH, PANTANG MUNDUR DAN PERCAYA PADA KEMAMPUAN SENDIRI ADALAH SIKAP PARA PAHLAWAN 6. JADILAH PAHLAWAN MASA KINI YANG MEMILIKI KEPEDULIAN TERHADAP SESAMA7. BANGSA YANG MAJU DAN MANDIRI ADALAH CITA-CITA PARA PAHLAWAN KUSUMA BANGSA 8. JADILAH PAHLAWAN DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI 9. PAHLAWAN TIDAK MENUNTUT PENGHARGAAN KECUALI TETAP TEGAKNYA NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIAC. Hashtag Hari Pahlawan 2020: #PahlawankuSepanjangMasaD. Logo Hari Pahlawan 2020Silakan Download Logo Resmi Hari Pahlawan 2020E. Arsip Logo Hari Pahlawan1. Arsip Logo Hari Pahlawan 20192. Arsip Logo Hari Pahlawan 20183. Arsip Logo Hari Pahlawan 20174. Arsip Logo Hari Pahlawan Tahun 2016Demikian tentang Tema Hari Pahlawan 2020, Hashtag, Logo, dan Kumpulan Slogan Peringatan Harwan ke-75 Tahun 2020. Semoga bermanfaat.

Buku Panduan/Pedoman Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 Tahun 2020_Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Kesehatan Nasional. Tema peringatan Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 2020 adalah "Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat". Adapun selengkapnya tentang panduan/pedoman peringatan HKN ke-56 tahun 2020 bisa diunduh melalui link di bawah ini.Silakan Download Buku Panduan/Pedoman Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2020Daftar Isi Buku Panduan Hari Kesehatan Nasional 2020:Kata PengantarSambutan Menteri KesehatanPanitia Penyelenggaraan HKN ke-56 tahun 2020Latar BelakangTujuan dan SasaranTema dan Sub TemaLogoPesan PendukungRangkaian KegiatanJadwal KegiatanSaluran MediaPrototipe Merchandise dan Media Promosi

Buku Panduan/Pedoman Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 Tahun 2020_… Baca selengkapnya Buku Panduan/Pedoman Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-56 Tahun 2020_Setiap tanggal 12 November kita memperingati Hari Kesehatan Nasional. Tema peringatan Hari Kesehatan Nasional tanggal 12 November 2020 adalah "Satukan Tekad Menuju Indonesia Sehat". Adapun selengkapnya tentang panduan/pedoman peringatan HKN ke-56 tahun 2020 bisa diunduh melalui link di bawah ini.Silakan Download Buku Panduan/Pedoman Peringatan Hari Kesehatan Nasional Tahun 2020Daftar Isi Buku Panduan Hari Kesehatan Nasional 2020:Kata PengantarSambutan Menteri KesehatanPanitia Penyelenggaraan HKN ke-56 tahun 2020Latar BelakangTujuan dan SasaranTema dan Sub TemaLogoPesan PendukungRangkaian KegiatanJadwal KegiatanSaluran MediaPrototipe Merchandise dan Media Promosi

Pedoman Peringatan Hari Pahlawan (HARWAN) ke-75 Tahun 2020_Peringatan Hari Pahlawan 10 November adalah agenda nasional yang diperingati setiap tahun baik di dalam negeri maupun luar negeri. Peringatan Hari Pahlawan juga merupakan salah satu bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para Pahlawan dan Pejuang.Silakan Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 (PDF)Dengan semangat pantang menyerah dan tanpa pamrih, mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana yang terjadi pada Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah pertempuran terbesar setelah Indonesia merdeka yang menelan korban jiwa yang cukup besar. Sehingga untuk mengenang peristiwa heroik tersebut maka tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dengan harapan masyarakat dapat memahami makna yang terkandung dalam peristiwa pertempuran 10 November untuk selanjutnya tergugah mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai luhur Pahlawan dalam kehidupan sehari hari.Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang, dengan tidak mengenal menyerah, rela berkorban tanpa pamrih demi kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia, kiranya menginspirasi kita untuk melakukan hal serupa mengisi kemerdekaan, membangun negeri menuju masyarakat Indonesia sejahtera sebagaimana yang dicita-citakan para pendahulu negeri sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.Melalui momentum Hari Pahlawan 2020 ini diharapkan dapat lebih menumbuhkan kesadaran setiap insan masyarakat untuk lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita (Soekarno) yang menyatakan bahwa "hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar"Peringatan Hari Pahlawan Tabun 2020 yang mengambil tema "Pahlawanku Sepanjang Masa", kiranya bukan hanya menjadi slogan semata namun yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah rela mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua. Hal ini sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020 PAHLAWANKU SEPANJANG MASA.Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti : kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia.Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta membantu sesama yang membutuhkan sesuai kemampuan dan profesi masing-masingApabila setiap insan masyarakat Indonesia memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengimplementasikan semangat dan nilai kepahlawanan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk membangun bangsa.Melalui Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 di tengah pandemi covid 19, diharapkan masyarakat juga dapat turut berpartipasi dan menggaungkan semangat dan nilai kepahlawanan dengan berbagai kegiatan sesuai protokol kesehatan.Mari kita jadikan Hari Pahlawan Tahun 2020 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan saling menghargai satu sama lain dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dengan bersama-sama menjadi Pahlawan Masa Kini yang dapat dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.

Pedoman Peringatan Hari Pahlawan (HARWAN) ke-75 Tahun 2020 _Peringatan Hari Pah… Baca selengkapnya Pedoman Peringatan Hari Pahlawan (HARWAN) ke-75 Tahun 2020_Peringatan Hari Pahlawan 10 November adalah agenda nasional yang diperingati setiap tahun baik di dalam negeri maupun luar negeri. Peringatan Hari Pahlawan juga merupakan salah satu bentuk penghormatan atas jasa dan perjuangan para Pahlawan dan Pejuang.Silakan Download Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 (PDF)Dengan semangat pantang menyerah dan tanpa pamrih, mereka rela mengorbankan jiwa dan raga demi membela dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia, sebagaimana yang terjadi pada Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya.Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya adalah pertempuran terbesar setelah Indonesia merdeka yang menelan korban jiwa yang cukup besar. Sehingga untuk mengenang peristiwa heroik tersebut maka tanggal 10 November diperingati sebagai Hari Pahlawan dengan harapan masyarakat dapat memahami makna yang terkandung dalam peristiwa pertempuran 10 November untuk selanjutnya tergugah mengimplementasikan semangat dan nilai-nilai luhur Pahlawan dalam kehidupan sehari hari.Semangat yang ditunjukkan para pahlawan dan pejuang, dengan tidak mengenal menyerah, rela berkorban tanpa pamrih demi kedaulatan bangsa dan negara Republik Indonesia, kiranya menginspirasi kita untuk melakukan hal serupa mengisi kemerdekaan, membangun negeri menuju masyarakat Indonesia sejahtera sebagaimana yang dicita-citakan para pendahulu negeri sesuai kemampuan dan profesi masing-masing.Melalui momentum Hari Pahlawan 2020 ini diharapkan dapat lebih menumbuhkan kesadaran setiap insan masyarakat untuk lebih menghargai jasa dan pengorbanan para pahlawan sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita (Soekarno) yang menyatakan bahwa "hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar"Peringatan Hari Pahlawan Tabun 2020 yang mengambil tema "Pahlawanku Sepanjang Masa", kiranya bukan hanya menjadi slogan semata namun yang lebih penting adalah bagaimana kita dapat menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari.Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah rela mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua. Hal ini sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020 PAHLAWANKU SEPANJANG MASA.Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa, seperti : kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia.Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta membantu sesama yang membutuhkan sesuai kemampuan dan profesi masing-masingApabila setiap insan masyarakat Indonesia memiliki kesadaran dan kemauan untuk mengimplementasikan semangat dan nilai kepahlawanan, maka hal tersebut dapat menjadi salah satu modal untuk membangun bangsa.Melalui Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 di tengah pandemi covid 19, diharapkan masyarakat juga dapat turut berpartipasi dan menggaungkan semangat dan nilai kepahlawanan dengan berbagai kegiatan sesuai protokol kesehatan.Mari kita jadikan Hari Pahlawan Tahun 2020 untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, dengan saling menghargai satu sama lain dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal yang bermanfaat bagi kemajuan bangsa dengan bersama-sama menjadi Pahlawan Masa Kini yang dapat dimulai dari sendiri, keluarga, lingkungan sekitar dan seterusnya.

Teks Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2020BismillaahirrahmaanirrahiimAssalamu'alaikum Wr. WbShalomOm Swasti AstuNamo BudayaSalam KebajikanSaudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya, pada hari ini di seluruh pelosok tanah air dan Perwakilan RI di Luar Negeri, kita dapat melaksanakan Upacara Bendera dan Mengheningkan Cipta secara serentak selama 60 detik untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2020 dengan khidmat, meskipun di tengah masa pandemi covid ini. Tentunya dengan jumlah peserta yang terbatas dan disesuaikan dengan protokol kesehatan. Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020 yaitu "Pahlawanku Sepanjang Masa". Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa. seperti : kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia. Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai kepahlawanan seperti : percaya kepada Tuhan YME, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia. Semangat Kepahlawanan yang terus menyala, dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya kita mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri negeri ini. Yakinlah apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Mari tunjukkan kontribusi kita kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada seluruh rakyat indonesia untuk berpartisipasi memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020 sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan. Sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Sukarno yang menyatakan bahwa "...hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar...". Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini. Kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berdaya saing, penuh dengan daya kreasi yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2020, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatanNya kepada bangsa Indonesia. Sekian, Terima Kasih Wassalamu'alaikum Wr. Wb. ShalomOm Shanti Shanti Shanti OmNamo BudayaSalam KebajikanSumber: Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020

Teks Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2020 Bismil… Baca selengkapnya Teks Amanat Menteri Sosial RI pada Upacara Peringatan Hari Pahlawan 2020BismillaahirrahmaanirrahiimAssalamu'alaikum Wr. WbShalomOm Swasti AstuNamo BudayaSalam KebajikanSaudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karuniaNya, pada hari ini di seluruh pelosok tanah air dan Perwakilan RI di Luar Negeri, kita dapat melaksanakan Upacara Bendera dan Mengheningkan Cipta secara serentak selama 60 detik untuk memperingati Hari Pahlawan 10 November 2020 dengan khidmat, meskipun di tengah masa pandemi covid ini. Tentunya dengan jumlah peserta yang terbatas dan disesuaikan dengan protokol kesehatan. Hari Pahlawan kiranya tidak hanya sekedar diingat pada setiap tanggal 10 November saja, namun lebih dari itu perjuangan dan pengorbanan para pahlawan yang telah mempertaruhkan nyawanya untuk mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia perlu terus dikenang sepanjang masa oleh kita semua sebagaimana tema Hari Pahlawan Tahun 2020 yaitu "Pahlawanku Sepanjang Masa". Apa yang telah dilakukan para pahlawan kiranya dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua untuk meneruskan perjuangan mereka. Kalau dulu kita berjuang dengan mengangkat senjata, maka sekarang kita berjuang melawan berbagai permasalahan bangsa. seperti : kemiskinan, bencana alam, narkoba, paham-paham radikal dan termasuk berjuang melawan pandemi covid 19 yang saat ini melanda dunia. Meskipun dalam masa pandemi covid, Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 diharapkan dapat berlangsung secara khidmat dan tidak kehilangan makna. Bahkan dapat memberikan energi tambahan untuk menggugah kesadaran segenap elemen bangsa untuk terus bersatu mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. Nilai-nilai kepahlawanan seperti : percaya kepada Tuhan YME, rela berkorban, pantang menyerah, suka membantu, bergotong royong, perlu terus dirawat dan dipupuk agar dapat tumbuh bersemi di dalam hati sanubari setiap rakyat Indonesia. Semangat Kepahlawanan yang terus menyala, dapat dijadikan sebagai motor penggerak dalam upaya kita mengisi kemerdekaan untuk mewujudkan cita-cita para pendiri negeri ini. Yakinlah apabila setiap anak bangsa Indonesia tertanam semangat dan nilai-nilai kepahlawanan tersebut, maka kita akan dapat menyelesaikan berbagai masalah bangsa. Mari tunjukkan kontribusi kita kepada bangsa dan negara dengan menjadi pahlawan masa kini yang memiliki empati untuk menolong sesama, saling menghargai dan menghormati satu sama lain. Saudara-saudara peserta upacara yang berbahagia, Pada kesempatan ini, saya menghimbau kepada seluruh rakyat indonesia untuk berpartisipasi memperingati Hari Pahlawan Tahun 2020 sebagai salah satu bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan. Sebagaimana ungkapan salah seorang The Founding Fathers kita Sukarno yang menyatakan bahwa "...hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar...". Kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan bersatu, bergotong royong mengisi kemerdekaan membangun negeri. Jangan sia-siakan perjuangan para pahlawan yang telah rela mengorbankan jiwa dan raganya demi bumi pertiwi ini. Kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang tangguh, berdaya saing, penuh dengan daya kreasi yang tidak kalah dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Selamat Hari Pahlawan Tahun 2020, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan bimbingan dan kekuatanNya kepada bangsa Indonesia. Sekian, Terima Kasih Wassalamu'alaikum Wr. Wb. ShalomOm Shanti Shanti Shanti OmNamo BudayaSalam KebajikanSumber: Pedoman Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020

Surat Edaran Mendikbud Nomor 115583/MPK.A/TU/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di tengah masa pandemi Covid-19 ini, kami beritahukan hal-hal sebagai berikut.1. Upacara Benderaa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 pada tanggal 25 November 2020 pukul 08.00 WIB secara tatap muka, terbatas, minimalis, dan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara.b. Instansi pusat, instansi daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang berada dalam wilayah zona hijau dan kuning diperkenankan untuk menyelenggarakan upacara bendera secara tatap muka, terbatas, dan minimalis dengan berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terlampir. Sedangkan untuk instansi dan satuan pendidikan di daerah yang berada dalam wilayah zona oranye dan merah, diimbau untuk mengikuti jalannya upacara bendera melalui siaran langsung di kanal Youtube Kemendikbud RI dan saluran TV Edukasi dari rumah/tempat tinggal masing-masing.2. Logo dan Tema Peringatana. Tema Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 adalah "Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar".b. Logo Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 merupakan desain karya Teguh Prasongko E., pemenang sayembara logo Hari Guru Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai berikut.c. Logo Hari Guru Nasional Tahun 2020 serta Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dapat diunduh di laman www.kemdikbud.go.id d. Mengimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri turut memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 melalui berbagai media publikasi cetak, elektronik, serta media sosial dengan menggunakan logo dan tema di atas.3. Ragam Aktivitasa. Mengimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat menyelenggarakan aktivitas/kegiatan memperingati dan memeriahkan Hari Guru Nasional Tahun 2020 secara kreatif, menjaga dan membangkitkan semangat belajar di masa darurat Covid-19, mendorong pelibatan dan partisipasi publik, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.b. Mengimbau insan pendidikan untuk menyaksikan program peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 "Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar" di TVRI pada hari Rabu, 25 November 2020, pukul 19.00 WIB. Acara tersebut juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal Youtube Kemendikbud RI.Demikian kami sampaikan untuk dapat menjadi perhatian dan pedoman penyelenggaraan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020.Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami sampaikan terima kasih.Silakan Download SE Mendikbud Tentang Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 (File PDF)Baca juga: Kumpulan Tema Peringatan Hari Guru nasional dari Tahun 2007 Sampai 2020Demikian tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 . Semoga bermanfaat.

Surat Edaran Mendikbud Nomor 115583/MPK.A/TU/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan P… Baca selengkapnya Surat Edaran Mendikbud Nomor 115583/MPK.A/TU/2020 Tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020Dalam rangka peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 di tengah masa pandemi Covid-19 ini, kami beritahukan hal-hal sebagai berikut.1. Upacara Benderaa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 pada tanggal 25 November 2020 pukul 08.00 WIB secara tatap muka, terbatas, minimalis, dan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara.b. Instansi pusat, instansi daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri yang berada dalam wilayah zona hijau dan kuning diperkenankan untuk menyelenggarakan upacara bendera secara tatap muka, terbatas, dan minimalis dengan berpedoman pada ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan terlampir. Sedangkan untuk instansi dan satuan pendidikan di daerah yang berada dalam wilayah zona oranye dan merah, diimbau untuk mengikuti jalannya upacara bendera melalui siaran langsung di kanal Youtube Kemendikbud RI dan saluran TV Edukasi dari rumah/tempat tinggal masing-masing.2. Logo dan Tema Peringatana. Tema Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 adalah "Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar".b. Logo Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 merupakan desain karya Teguh Prasongko E., pemenang sayembara logo Hari Guru Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai berikut.c. Logo Hari Guru Nasional Tahun 2020 serta Sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dapat diunduh di laman www.kemdikbud.go.id d. Mengimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri turut memeriahkan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 melalui berbagai media publikasi cetak, elektronik, serta media sosial dengan menggunakan logo dan tema di atas.3. Ragam Aktivitasa. Mengimbau agar instansi pusat, daerah, satuan pendidikan, serta kantor perwakilan Republik Indonesia di luar negeri dapat menyelenggarakan aktivitas/kegiatan memperingati dan memeriahkan Hari Guru Nasional Tahun 2020 secara kreatif, menjaga dan membangkitkan semangat belajar di masa darurat Covid-19, mendorong pelibatan dan partisipasi publik, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.b. Mengimbau insan pendidikan untuk menyaksikan program peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 "Bangkitkan Semangat Wujudkan Merdeka Belajar" di TVRI pada hari Rabu, 25 November 2020, pukul 19.00 WIB. Acara tersebut juga dapat disaksikan secara langsung melalui kanal Youtube Kemendikbud RI.Demikian kami sampaikan untuk dapat menjadi perhatian dan pedoman penyelenggaraan peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020.Atas perhatian dan kerja sama Saudara, kami sampaikan terima kasih.Silakan Download SE Mendikbud Tentang Pedoman Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 (File PDF)Baca juga: Kumpulan Tema Peringatan Hari Guru nasional dari Tahun 2007 Sampai 2020Demikian tentang Pedoman Pelaksanaan Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 . Semoga bermanfaat.

Download Naskah Teks Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020_Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, bisa dibacakan oleh pembina upacara bendera dalam rangka memperingati HGN 2020 di instansi masing-masing. Adapun naskah lengkap Pidato Mendikbud pada Upacara Hari Guru Nasional, 25 November 2020 seperti di bawah ini.Bapak dan lbu guru yang saya cintai dan saya banggakan, Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita memperingati Hari Guru Nasional dalam situasi pandemi Covid-19. Sistem pendidikan dimana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup. Data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau di atas 1,3 miliar populasi siswa global harus belajar dari rumah. Hampir satu generasi di dunia terganggu pendidikannya. Akibat pandemi pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya. Sebagai manusia biasa, situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya. Ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh. Namun, kita memilih terus bangkit dan berjuang. Itu karena keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walau dengan segala keterbatasan. Bapak dan lbu guru yang saya muliakan, Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu, bergotong royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pemah terbayangkan sebelumnya. Para orang tua begitu aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah. Ayah dan ibu bahu-membahu memberikan motivasi, menemani belajar, bahkan turut pula menjadi guru bagi anak-anaknya. Jutaan guru Indonesia turut serta dalam ribuan webinar dan pelatillan daring. Guru-guru Indonesiaa giat dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya gembelajarandi ma.sa pandemi. Sikap-sikap positif ini. semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak-anak kita, murid-murid kita, para penerus bangsa. Saya berharap semua insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi. Saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk. Pandemi telah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk mengakselerasi penataan ulang pendidikan untuk melakukan lompatan dalam menghasilkan SDM-SDM Unggul untuk Indonesia Maju. Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,Pada kesempatan ini, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran Bapak dan lbu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan. Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan Bapak dan lbu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti. Ada yang sudah melakukan pembelajaran daring. Ada guru yang membuat anak-anak menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran. Ada yang masuk ke sekolah dengan menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat. Ada yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar mengajar di rumah. Ada yang mencari sinyal di seberang sungai, dan sebagainya. Semuanya menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi, dan berkolaborasi. Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,Kami di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatanprofesionalisme, dan peningkatan kesejahteraa guru. Berbagai kebijakan dan program kami dibuat dalam masa pandemi ini, (1) Bantuan kuota data internet; (2) Fleksibilitas penggunaan dana BOS; (3) Pengalokasian BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi Covid- 19; (4) Bantuan Subsidi Upah untuk guru dan tenaga kependidikan non-PNS; (5) Kurikulum Darurat; (6) Program Guru Belajar; (7) Laman Guru Berbagi; (8) Program Belajar dari Rumah TVRI; (9) Seri Webinar Masa Pandemi; dan sebagainya. Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia. Bapak dan Ibu guru yang saya cintai dan banggakan, Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat. Berbagai upaya kami tempuh untuk mencapai menempatkan guru pada posisi itu. Pada tahun 2021, kami berkomitmen memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru-guru non-PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kami memohon doa Bapak dan Ibu guru semua agar langkah kami memperjuangkan hak para pendidik dapat berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih saya yang tak terhingga bagi Bapak dan Ibu guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta. Sekali lagi, terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2020. Teruslah bangkitkan semangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia. Silakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020Arsip Pidato Mendikbud pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019Silakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2019PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhShalom,Om Swastiastu,Namo Buddhaya,Rahayu,Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelasCetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.Selamat Hari Guru,#merdekabelajar #gurupenggerakWassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuhShalom,Om Santi Santi Santi Om,Namo Buddhaya,Rahayu.Jakarta, 25 November 2019Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNadiem Anwar MakarimArsip Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2016Assalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhSalam Sejahtera,Ibu dan Bapak Guru, Para Pamong dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati,Puji syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mentakdirkan kita sebagai hamba pengabdi di dunia pendidikan, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita, sehingga kita masih bisa menjalankan pengabdian di dunia pendidikan dengan baik.Perkenankan saya atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, pamong dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula, saya ucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2016.Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab di tangan para Guru, Pamong, dan Tenaga Kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru.Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Namun demikian bukan berarti sebelum itu para guru bekerja secara tidak profesional. Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru di Negara kita betul-betul sebagai pekerjaan professional di masa yang akandatang.Pemerintah selama ini telah mengupayakan banyak hal agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu sendiri.Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati,Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa. Kedepan perlu segera dirumuskan kebijakan, agar sebagian tunjangan profesi guru bisa diinvestasikan bagi peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru belajar mandiri.Profesionalisme guru, khususnya berkaitan dengan pengembangan keprofesian dan karirnya makin terus ditumbuhkembangkan. Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru yang profesional, sejahtera, bermartabat, dan terlindungi sedang dan akan terus dilakukan oleh pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Selamat berhari Guru, harinya orang-orang mulia yang menyiapkan generasi masa depan yang lebih cemerlang. Insya-Allah kita semua akan dimuliakan oleh Yang Maha Mulia. Jadilah guru berkemajuan. Ayo hormati guru!Terima kasih,Wassalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhSilakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-71 Tahun 2016Semoga bermanfaat.

Download Naskah Teks Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Gur… Baca selengkapnya Download Naskah Teks Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2020_Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia ini, bisa dibacakan oleh pembina upacara bendera dalam rangka memperingati HGN 2020 di instansi masing-masing. Adapun naskah lengkap Pidato Mendikbud pada Upacara Hari Guru Nasional, 25 November 2020 seperti di bawah ini.Bapak dan lbu guru yang saya cintai dan saya banggakan, Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini kita memperingati Hari Guru Nasional dalam situasi pandemi Covid-19. Sistem pendidikan dimana saja, di seluruh dunia, terkena dampak langsung. Sekolah-sekolah pun sementara harus ditutup. Data UNESCO mencatat lebih dari 90% atau di atas 1,3 miliar populasi siswa global harus belajar dari rumah. Hampir satu generasi di dunia terganggu pendidikannya. Akibat pandemi pula, jutaan pendidik dituntut untuk bisa melakukan pembelajaran jarak jauh atau belajar dari rumah. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga diri dari potensi terkena virus sekaligus memutus rantai penularannya. Sebagai manusia biasa, situasi sulit ini kadang kala membuat kita merasa tidak nyaman dan tidak berdaya. Ada pilihan untuk menyerah, ada opsi untuk mengeluh. Namun, kita memilih terus bangkit dan berjuang. Itu karena keyakinan bahwa kita tetap bisa mengupayakan keberlanjutan pembelajaran bagi murid-murid yang kita cintai walau dengan segala keterbatasan. Bapak dan lbu guru yang saya muliakan, Saya sangat percaya bahwa selalu ada hikmah dari setiap peristiwa yang terjadi. Banyak pemangku kepentingan di bidang pendidikan bahu-membahu, bergotong royong mengatasi kompleksitas situasi yang belum pemah terbayangkan sebelumnya. Para orang tua begitu aktif terlibat mendampingi anaknya saat belajar dari rumah. Ayah dan ibu bahu-membahu memberikan motivasi, menemani belajar, bahkan turut pula menjadi guru bagi anak-anaknya. Jutaan guru Indonesia turut serta dalam ribuan webinar dan pelatillan daring. Guru-guru Indonesiaa giat dan aktif mencari solusi terbaik demi berlangsungnya gembelajarandi ma.sa pandemi. Sikap-sikap positif ini. semangat pantang menyerah dan gotong royong adalah sebuah keteladanan untuk anak-anak kita, murid-murid kita, para penerus bangsa. Saya berharap semua insan pendidikan menjadikan situasi pandemi ini sebagai laboratorium bersama untuk menempa mental pantang menyerah dan mengembangkan budaya inovasi. Saya juga mengajak semua pihak melanjutkan kolaborasi yang telah terbentuk. Pandemi telah memberikan kita momentum dan pelajaran berharga untuk mengakselerasi penataan ulang pendidikan untuk melakukan lompatan dalam menghasilkan SDM-SDM Unggul untuk Indonesia Maju. Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,Pada kesempatan ini, kami ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua guru, tenaga kependidikan, pemerintah daerah, para pemangku kepentingan pendidikan yang telah menciptakan perubahan dan inovasi yang sangat luar biasa. Dengan semangat juang yang tinggi dan kesabaran Bapak dan lbu guru semua, pembelajaran tetap terus berjalan meski dengan segala keterbatasan. Saya sangat terharu melihat dan mendengar cerita-cerita hebat, dedikasi, kesungguhan Bapak dan lbu guru untuk bergerak mencari solusi agar proses belajar anak-anak Indonesia tidak terhenti. Ada yang sudah melakukan pembelajaran daring. Ada guru yang membuat anak-anak menjadi kelompok kecil dan didatangi secara bergiliran. Ada yang masuk ke sekolah dengan menggunakan jadwal bergilir dengan protokol yang sangat ketat. Ada yang mendatangi rumah siswa dan berdiskusi dengan orang tua siswa untuk membantu proses belajar mengajar di rumah. Ada yang mencari sinyal di seberang sungai, dan sebagainya. Semuanya menjadi bukti bahwa kita semua adalah pewaris para pejuang yang tidak mau menyerah dengan keadaan. Kita mampu beradaptasi dengan terus belajar, berbagi, dan berkolaborasi. Bapak dan Ibu guru yang saya hormati,Kami di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dari awal berkomitmen dan bersungguh-sungguh untuk terus memperjuangkan hak para pendidik melalui kebijakan rekrutmen guru ASN, pengembangan pendidikan, peningkatanprofesionalisme, dan peningkatan kesejahteraa guru. Berbagai kebijakan dan program kami dibuat dalam masa pandemi ini, (1) Bantuan kuota data internet; (2) Fleksibilitas penggunaan dana BOS; (3) Pengalokasian BOS Afirmasi dan BOS Kinerja untuk bantuan Covid-19 di sekolah negeri dan swasta yang paling terdampak pandemi Covid- 19; (4) Bantuan Subsidi Upah untuk guru dan tenaga kependidikan non-PNS; (5) Kurikulum Darurat; (6) Program Guru Belajar; (7) Laman Guru Berbagi; (8) Program Belajar dari Rumah TVRI; (9) Seri Webinar Masa Pandemi; dan sebagainya. Semua kebijakan dan program ini tidak lain dirancang untuk membantu sebanyak mungkin guru dan tenaga kependidikan agar mampu melanjutkan pembelajaran untuk anak-anak Indonesia. Bapak dan Ibu guru yang saya cintai dan banggakan, Guru adalah profesi yang mulia dan terhormat. Berbagai upaya kami tempuh untuk mencapai menempatkan guru pada posisi itu. Pada tahun 2021, kami berkomitmen memperjuangkan guru-guru honorer melalui seleksi yang demokratis bagi guru-guru non-PNS menjadi guru ASN PPPK dengan kuota cukup besar sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kami memohon doa Bapak dan Ibu guru semua agar langkah kami memperjuangkan hak para pendidik dapat berjalan dengan baik dan lancar. Terima kasih saya yang tak terhingga bagi Bapak dan Ibu guru yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan bagian dari hidupnya sendiri demi murid-murid tercinta. Sekali lagi, terima kasih telah menjadi pelukis masa depan dan peradaban Indonesia. Selamat Hari Guru Nasional Tahun 2020. Teruslah bangkitkan semangat dan bersatu untuk anak-anak Indonesia. Silakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2020Arsip Pidato Mendikbud pada Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2019Silakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2019PIDATO MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN PADA UPACARA BENDERA PERINGATAN HARI GURU NASIONAL TAHUN 2019Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuhShalom,Om Swastiastu,Namo Buddhaya,Rahayu,Selamat pagi dan salam kebajikan bagi kita semua,Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati,Biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke,Guru Indonesia yang Tercinta, tugas Anda adalah yang termulia sekaligus yang tersulit.Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan.Anda ingin membantu murid yang mengalami ketertinggalan di kelas, tetapi waktu anda habis untuk mengerjakan tugas administratif tanpa manfaat yang jelas.Anda tahu betul bahwa potensi anak tidak dapat diukur dari hasil ujian, tetapi terpaksa mengejar angka karena didesak berbagai pemangku kepentingan.Anda ingin mengajak murid keluar kelas untuk belajar dari dunia sekitarnya, tetapi kurikulum yang begitu padat menutup pintu petualangan.Anda frustasi karena anda tahu bahwa di dunia nyata kemampuan berkarya dan berkolaborasi akan menentukan kesuksesan anak, bukan kemampuan menghafal.Anda tahu bahwa setiap anak memiliki kebutuhan berbeda, tetapi keseragaman telah mengalahkan keberagaman sebagai prinsip dasar birokrasi.Anda ingin setiap murid terinspirasi, tetapi anda tidak diberi kepercayaan untuk berinovasi.Saya tidak akan membuat janji-janji kosong kepada anda. Perubahan adalah hal yang sulit dan penuh dengan ketidaknyamanan. Satu hal yang pasti, saya akan berjuang untuk kemerdekaan belajar di Indonesia.Namun, perubahan tidak dapat dimulai dari atas. Semuanya berawal dan berakhir dari guru. Jangan menunggu aba-aba, jangan menunggu perintah. Ambillah langkah pertama.Besok, di mana pun anda berada, lakukan perubahan kecil di kelas anda.Ajaklah kelas berdiskusi, bukan hanya mendengar.Berikan kesempatan kepada murid untuk mengajar di kelasCetuskan proyek bakti sosial yang melibatkan seluruh kelas.Temukan suatu bakat dalam diri murid yang kurang percaya diri.Tawarkan bantuan kepada guru yang sedang mengalami kesulitan.Apa pun perubahan kecil itu, jika setiap guru melakukannya secara serentak, kapal besar bernama Indonesia ini pasti akan bergerak.Selamat Hari Guru,#merdekabelajar #gurupenggerakWassalammualaikum warrahmatullahi wabarakatuhShalom,Om Santi Santi Santi Om,Namo Buddhaya,Rahayu.Jakarta, 25 November 2019Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik IndonesiaNadiem Anwar MakarimArsip Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2016Assalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhSalam Sejahtera,Ibu dan Bapak Guru, Para Pamong dan Tenaga Kependidikan yang saya hormati,Puji syukur senantiasa kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, yang telah mentakdirkan kita sebagai hamba pengabdi di dunia pendidikan, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita, sehingga kita masih bisa menjalankan pengabdian di dunia pendidikan dengan baik.Perkenankan saya atas nama pribadi dan pemerintah, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi, komitmen, dan segala ikhtiar yang telah dilakukan oleh para guru, pamong dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam kesempatan ini pula, saya ucapkan selamat memperingati Hari Guru Nasional tahun 2016.Guru memiliki peran yang amat mulia dan amat strategis. Berbanggalah menjadi seorang guru. Sebab di tangan para Guru, Pamong, dan Tenaga Kependidikan, masa depan bangsa kita menjadi taruhan. Melalui anak-anak peserta didik di sekolah, di sanggar-sanggar belajar, kita akan menentukan masa depan bangsa. Tidak ada sosok sukses yang tidak melewati sentuhan seorang guru. Kita bisa berdiri tegak saat ini juga karena pernah ditempa oleh para guru.Sejak ditetapkan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005, tentang Guru dan Dosen, maka secara resmi guru dinyatakan sebagai pekerja profesional. Namun demikian bukan berarti sebelum itu para guru bekerja secara tidak profesional. Harus diakui bahwa hingga kini profesionalisme guru di Indonesia masih belum memenuhi harapan. Masih diperlukan upaya-upaya yang lebih keras agar pekerjaan guru di Negara kita betul-betul sebagai pekerjaan professional di masa yang akandatang.Pemerintah selama ini telah mengupayakan banyak hal agar para guru semakin profesional. Namun upaya itu akan sia-sia belaka tanpa keinginan keras dari pihak guru itu sendiri.Ibu dan Bapak Guru yang saya hormati,Pemerintah telah bertekad meningkatkan kesejahteraan guru melalui pemberian tunjangan profesi dan tunjangan khusus bagi guru yang sudah bersertifikat pendidik. Saya berharap hal ini berimplikasi nyata bagi perbaikan kompetensi dan kinerja guru, dibuktikan dengan peningkatan mutu proses dan hasil belajar siswa. Kedepan perlu segera dirumuskan kebijakan, agar sebagian tunjangan profesi guru bisa diinvestasikan bagi peningkatan kinerja guru melalui program pelatihan dan usaha guru belajar mandiri.Profesionalisme guru, khususnya berkaitan dengan pengembangan keprofesian dan karirnya makin terus ditumbuhkembangkan. Beberapa kebijakan strategis untuk membentuk guru yang profesional, sejahtera, bermartabat, dan terlindungi sedang dan akan terus dilakukan oleh pemerintah di semua tingkatan. Peningkatan profesionalisme guru menjadi salah satu dari lima agenda utama pembangunan pendidikan nasional.Demikianlah yang bisa saya sampaikan. Selamat berhari Guru, harinya orang-orang mulia yang menyiapkan generasi masa depan yang lebih cemerlang. Insya-Allah kita semua akan dimuliakan oleh Yang Maha Mulia. Jadilah guru berkemajuan. Ayo hormati guru!Terima kasih,Wassalamu’alaikum Warahmatullahi WabarakatuhSilakan Download Naskah Pidato Sambutan Mendikbud pada Upacara Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) ke-71 Tahun 2016Semoga bermanfaat.